Sabtu, April 18, 2026
spot_img

LAGI -LAGI WARTAWAN JADI KORBAN PENGEROYOKAN OKNUM APARAT DESA BEJAT

Jawa Barat, Media RAJAWALI NEWS,

Menurut salah seorang warga Dusun Pangasinan yang berada di lokasi saat insiden pengeroyokan terhadap 3 orang wartawan, hampir semua yang melakukan pengeroyokan merupakan aparat desa.

“Kata siapa masyarakat ikut membantu memukul wartawan, justru kami masyarakat melerai aksi pengeroyokan tersebut,” tutur Tuin, salah seorang warga Pangasinan, saat ditemui awak media, Rabu, 9 Maret 2022.

Kata Tuin, dirinya sempat kaget dengan adanya pengeroyokan tersebut karena kedatangan ketiga wartawan ke warung Bu Nesem terlihat sangat sopan dan hanya bertanya tentang BPNT.

“Mereka nanya ke bu Acem soal BPNT, apakah enak diterima dengan uang tunai atau dengan dibagi sembako,” kata Tuin. Lalu, ibu Acem menjawab enak sembako.

Namun tiba tiba datang serombongan aparat desa ke warung langsung ngomel ngomel dan memukul wartawan.

“Disitu saya panik dan langsung melerai, namun karena jumlahnya terlalu banyak jadi ngga bisa apa-apa,” terang Tuin.

Peristiwa itu, lanjut Tuin, membuat trauma pemilik warung. Karena pemilik warung sampai pingsan melihat kejadian itu dan bahlan sampai dibawa berobat ke dokter.

“Kalau dikatakan masyarakat ikut memukul itu bohong, yang jelas masyarakat hanya melihat dan melerai aksi pengeroyokan yang di lakukan aparat desa Waluya,” (MOCH INDRAWAN)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!