Kabupaten Bekasi || Media Rajawalinews.online
Berdaranya tiktok PJ.Bupati Bekasi Dani Ramdan menuai banyak perhatian publik, yang tentunya menjadi beragam tanggapan.
Dalam video tiktok yang berdurasi kurang lebih 1menit tersebut Pj.Bupati Dani Ramdan, bersama beberapa ASN, yang menceritakan tentang jam kerja, yang maksud dan tujuannya mengedukasi kedisiplinan bagi para ASN di lingkungan Pemkab Bekas.

Namun hal tersebut di tanggapi beragam pendapat,salah satu nya , ketua LSM Penjara Indonesia, JM.Hendro dirinya menilai tiktok tersebut tidak mencerminkan seorang pemimpin Kabupaten Bekasi, ucap Hendro, Kamis 14/07/2022.
‘ Bang Bekasi dalam keadaan krisis, salah satunya krisis kepemimpinan, Dani Ramdan, yang ditunjuk dan ditugaskan Mendagri di Bekasi, seharusnya, mengerti kultur masyarakat Bekasi, yang Agamis, patriots, dan banyak para tokoh yang tentunya ikut berperan serta dalam membangun Bekasi, kata JM Hendro.
J.M.Hendro,pun menyeslkan kelakuan PJ.Dani Ramdan dengan membuat tiktok yang tidak penting, dan tidak ada yang istimewa, ini Bekasi, Bekasi bukan tempat pemimpin bermain tiktok,. Bekasi butuh pembenahan yang serius, orang Bekasi sudah muak dengan pencitraan, butuh kerja nyata, masih banyak persoalan yang harus di selesaikan dengan pemimpin yang revolusioner, tegas JM.Hendro Ketua LSM Penjara Kabupaten Bekasi.
Pak PJ.. pak PJ..bukan Pembuat Konten, pak PJ..sudah terkenal, banyak Media yang menajdi fungsi pemberitaan, jangan lebay, gak dialem ah,, sindir J.M Hendro.(SS/red)


