Integritas SMP Negeri 32 Tanggerang Integritasnya Sangat di Banggakan Mendapatkan Program Sekolah Penggerak .
Tanggerang – Media Rajawalinews.online
Sekolah Program Penggerak, yaitu sekolah yang memberikan motivasi dan Sekolah Program penggerak akan menjadi cara akselerasi untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang sesuai dengan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui penciptaan peserta didik Pancasila ” Ucap Emmah Suhainah S.Pd. Sabtu 28 Agustus 21.
Untuk itu “Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan holistik hasil belajar siswa yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, dimulai dengan sumber daya manusia yang unggul (kepala sekolah dan guru).
Kepala sekolah dan guru dianggap sebagai motor penggerak dalam menumbuhkan kompetensi dan karakter yang dapat dikembangkan.
“Emmah juga mengingatkan bahwa ekosistem sekolah yang baik bukan untuk menumbuhkan kompetensi, tetapi untuk menumbuhkan kolaborasi.
Lebih lanjut ” Emmah Suhainah S.Pd, yang dimana menjabat sebagai KepSek Sekolah SMP Negeri 32 Cipondoh Kota Tangerang, menjelaskan “Kolaborasi adalah kuncinya dan Kolaborasi ini dapat menumbuhkan ekosistem sekolah yang sehat dalam hal pengetahuan, inovasi dapat ditumbuhkan bersama.
Kolaborasi seluruh elemen warga sekolah sangat diperlukan, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua.
Menurut Emmah di dalam kelas, pengetahuan harus dipahami tidak lagi hanya pada guru tetapi juga pada semua siswa. Di sinilah kolaborasi antara guru dan siswa masuk. Kolaborasi juga dapat memperkaya sumber belajar antara guru dan siswa.
Dan menurut Kepsek SMP Negeri 32 yang mendapatkan salah satu Program Sekolah Penggerak dari 33 Sekolah SMP Negeri Kota Tanggerang , menjelaskan ” terciptanya Kolaborasi itu tercipta dari siswa yang memiliki pemahaman dalam memahami media sosial (dalam arti digunakan untuk kegiatan belajar atau mengajar) saling menciptakan pengetahuan dengan berbagi pengalaman belajar yang mungkin dapat menghindari pelajaran yang sama saja, membosankan dan tampak seperti buku teks.
Selain itu, perlu juga memutus hierarki kekuasaan antara kepala sekolah dan guru. Hubungan kekuasaan yang tidak seimbang antara kepala sekolah dan guru menyebabkan sekolah mandek dalam menciptakan ekosistem sekolah yang baik.

Untuk itu ” Perlu adanya hubungan yang setara antara kepala sekolah dan guru dalam menciptakan program sekolah yang mendukung pembelajaran yang berpartisipasi aktif dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang mandiri dan relevan.
Nilai Kolaborasi :
Kami menyadari bahwa kolaborasi akan mempercepat penyebaran pengetahuan yang menarik, yang dapat dipelajari oleh siapa saja yang menjadi mitra belajar dan kolaborasi memiliki semangat dalam membina belajar tentang apa saja.
Ada juga kebutuhan untuk kolaborasi antara guru muda dan senior. Untuk menghindari kesenjangan pengetahuan, bagaimana menggunakan perangkat pembelajaran berbasis teknologi,dan kerjasama dapat dibina dalam kelompok belajar. Dalam kelompok belajar ini kemampuan siswa untuk berbagi pengetahuan.
Harapan ” Emmah dengan Sistem Kolaborasi Guru harus menekankan nilai yang ditumbuhkan tidak hanya untuk mendapatkan nilai pelajaran, tetapi bagaimana ruang belajar dalam kelompok belajar ini digunakan untuk secara aktif menumbuhkan nilai berbagi pengetahuan dan menumbuhkan sikap berpikir kritis. Kolaborasi memang bisa ditumbuhkan pada level kompetisi.
Lebih lanjut kompetisi ini dipahami sebagai pembinaan nilai-nilai kolaborasi, yaitu bagaimana membentuk ekosistem belajar yang baik antar siswa. Dalam hal ini penanaman nilai-nilai tersebut dapat dimulai dari kelompok belajar sehari-hari dalam mata pelajaran apapun.
Karakter yang ditumbuhkan dari nilai-nilai berbagi ilmu dalam diskusi, pemecahan masalah hingga menghasilkan pemikiran kritis.
Jika nilai-nilai tersebut telah tumbuh di lingkungan sekolah, maka secara otomatis sekolah akan menjadi motor penggerak ekosistem sekolah yang cakap, inovatif, dan tentunya demokratis.
Dan harapanya ” Semoga Sekolah SMP Negeri 32 yang saya pimpin bisa selalu berkomitmen untuk selalu melakukan motivasi Sekolah Penggerak ” Tutupnya .(Gun)


