Kamis, Mei 21, 2026
spot_img

Haflah Akhirussanah Ponpes Ma’Ariful Ulum: KH Amin Dimyati Hamzah Tekankan Pentingnya Ilmu dan Pola Pikir Luas bagi Santri

Haflah Akhirussanah Ponpes Ma’Ariful Ulum: KH Amin Dimyati Hamzah Tekankan Pentingnya Ilmu dan Pola Pikir Luas bagi Santri

 

Banyuasin —RajawaliNews.online

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Pondok Pesantren Ma’Ariful Ulum menggelar kegiatan Haflah Akhirussanah dan Wisuda Purna Siswa Tahun Ajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat. Dalam momentum tersebut, pengasuh pesantren KH. Amin Dimyati Hamzah menyampaikan pesan mendalam terkait peran penting lulusan santri dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa para wisudawan dan wisudawati tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memikul tanggung jawab sosial sebagai bagian dari alumni pesantren.

“Lulusan dari sini diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik dalam sistem pendidikan umum maupun yang berbasis keagamaan,” ujarnya.

Ratusan Santri Diwisuda
Pada tahun ajaran 2025/2026 ini, jumlah santri yang diwisuda mencapai ratusan orang, berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari RA, MI, MTs, MA hingga SMK. Tercatat sekitar 382 santri resmi menyandang status alumni.

Menurut pihak yayasan, jumlah tersebut menunjukkan komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak.

Pentingnya Wawasan dan Pola Pikir Terbuka
KH. Amin Dimyati Hamzah menekankan bahwa lulusan pesantren harus memiliki wawasan luas dan kemampuan berpikir terbuka, namun tetap berlandaskan ilmu pengetahuan yang kuat.
Ia mengingatkan bahwa kebebasan berpikir tanpa dasar ilmu justru dapat menjerumuskan seseorang pada kesalahan dan bahkan merusak masa depan.
“Berpikir bebas itu penting, tetapi harus didasari dengan pengetahuan luas. Jika tidak, justru bisa salah arah dan menjadi sumber kegagalan,” tegasnya.

Pesan Moral untuk Generasi Muda
Dalam pidatonya, beliau juga menyoroti fenomena di masyarakat, di mana tidak sedikit orang berilmu yang justru menyampaikan hal-hal yang merusak nilai kebangsaan.

Oleh karena itu, ia berharap para alumni pesantren dapat menjadi generasi yang menjaga keutuhan bangsa, menjunjung tinggi nilai moral, serta mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat.

“Kita ingin lulusan ini menjadi pribadi yang menjaga kepribadian bangsa, menjaga ketertiban, dan tidak menyalahgunakan ilmunya,” katanya.

Pesan untuk Tidak Berpuas Diri
Lebih lanjut, para santri yang telah lulus diingatkan untuk tidak cepat berbangga diri.

Wisuda bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan dalam menuntut ilmu dan membangun masa depan.

“Jangan berhenti di sini. Terus belajar, terus naik ke jenjang yang lebih tinggi. Ilmu itu harus terus dikejar,” pesannya.

Komitmen Pesantren terhadap Pendidikan Berkualitas
Pihak yayasan juga menegaskan bahwa selama ini pengelolaan pendidikan di pesantren berjalan sesuai aturan yang berlaku, termasuk dalam hal administrasi dan program bantuan.

Ke depan, pihak pesantren akan terus melakukan evaluasi dan penyusunan program agar kualitas pendidikan semakin meningkat dan mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

Kegiatan Haflah Akhirussanah ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi dan penegasan komitmen pesantren dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.

 

Harto.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!