Pagar Alam,- Rajawalinews,- Kepulan asap pekat membumbung dari area gudang mekanik milik PTPN 1 Regional 7 kebun teh di Kota Pagar Alam, Kobaran api yang melahap bangunan penyimpanan itu menyebabkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta, meski beruntung tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Peristiwa kebakaran tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar perkebunan teh. Api dilaporkan muncul dari area gudang mekanik dan dengan cepat membesar sebelum akhirnya dilakukan upaya pemadaman oleh petugas dan warga di sekitar lokasi.Rabu 27/5/2026.
Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada S.Ik melalui Kasi Humas Iptu Mansyur SH membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran.
“Benar telah terjadi kebakaran di gudang mekanik PTPN 1 Regional 7 kebun teh. Untuk sementara kerugian material diperkirakan sekitar Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” Ujar Iptu Mansyur SH.
Menurut Informasi sementara, api berhasil dikendalikan sebelum merembet lebih luas ke fasilitas lain di area perkebunan. Namun, sejumlah perlengkapan dan fasilitas di dalam gudang dilaporkan mengalami kerusakan akibat terbakar.
Kondisi tersebut sempat memicu kepanikan pekerja di sekitar lokasi, terlebih gudang mekanik menjadi salah satu fasilitas penting dalam operasional perkebunan teh. Beruntung, seluruh pekerja berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Pihak kepolisian bersama instansi terkait kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api serta menghitung total kerugian secara rinci.
Polisi juga mengimbau Masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di area penyimpanan peralatan dan bahan yang mudah terbakar.“Saat ini petugas masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan serta pengumpulan data,” tambah Iptu Mansyur.** Iriel Oyenk.


