Sabtu, Mei 9, 2026
spot_img

Dinas Pertanian Rampok Uang Negara Berkedok Proyek Bibit Sawit Dijadikan Milik Pribadi.

Ketapang Kalimantan Barat ‘’Rajawalinews.online ‘’

Bibit- bibit Korupsi artinya sesuatu yang rusak, busuk, menggoyahkan dan memutar-balikan fakta, korupsi penyalahgunaan jabatan resmi untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Korupsi suatu tindakan penyalahgunaan kepercayaan terhadap suatu masalah demi mendapatkan keuntungan digunakan oleh perorangan atau kelompok korupsi ingin mencari keuntungan pribadi atau kelompok tertentu.

Dok: Gedung Distanakbun pelaksana pengadaan proyek bibit Sawit dan Kopi mengatasnamakan kelompok Tani dan masyarakat. Kilas balik bibit tersebut dijadikan milik Pribadi bersama Kabid PSP.

Mungkin dia Korupsi karena adanya faktor sifat atau karakter sifat tamak dan gaya hidup angkuh, sombong, congkak dan gengsi dalam kekerean. Soalnya korupsi berawal dari kebohongan kecil dan akan menjadi besar. Bibit korupsi berawal dari hal-hal kecil seperti: tidak jujur, serakah, tamak dan lain sebagainya. Jadi korupsi bukan hanya mengelapkan uang Negara saja, tetapi juga sifat tidak amanah dalam menjalankan tugas juga termasuk korupsi.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Dinas Peternakan Pertanian dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten ketapang Kalbar dalam melaksanakan proyek pengadaan bibit kelapa sawit pada tahun 2021 bernilai milyaran rupiah. Pada tahap pelaksanaan pekerjaan tidak dilaksanakan sesuai juknis dan penyaluran bibit kelapa sawit tidak sesuai kontrak, yang mana harusnya penyaluran bibit kelapa sawit kepada kelompok tani di sekian titik sebagai penerima pengadaan bibit tersebut, namun semua hanya sebuah realita ilustrasi kosong.

Dok: Bibit sawit mengatasnamakan kelompok tani dan masyarakat dan menggunakan alat sarana Negara untuk kepentingan pribadi.

Modus pelaku yakni melakukan perbuatan penyalahgunaan wewenang mulai dari proses penentuan, pemenang lelang, pencairan dana yang tidak sesuai mekanisme, pelaksanaan pengadaan, hingga tahap pengawasan yang tidak dilaksanakan serta penyaluran pengadaan bibit Sawit mengatasnamakan kelompok dan Desa ini serta Desa itu-tu-tu. Akibat perbuatan tersebut Negara dirugikan milyaran rupiah.

Di lansir di salah satu media online, adanya permasalahan kongkrit simulasi mafia proyek pengadaan bibit sawit dan kopi di Dinas Pertanian Kabupaten Ketapang Kalbar, dalam pengadaan bibit sawit dan kopi di Kab. Ketapang pada tahun 2021 untuk kepentingan “Teluk Keluang”. Proyek pengadaan pembangunan pembibitan kelapa sawit Distanakbun di Kecamatan Matan Hilir Selatan dan pengadaan bibit kopi Distanakbun Kabupaten Ketapang Kalbar tahun 2021 ditengarai untuk kepentingan di wilayah “Teluk Keluang” menjadi viral dan trending topik untuk dibahas masyarakat Ketapang.

Teluk Keluang merupakan sebuah wilayah yang berada di Dusun Panca Bhakti Desa Pesaguan Kanan Kec. Matan Hilir Selatan Kab. Ketapang. Wilayah ini direncanakan oleh Bupati Ketapang Martin Rantan sebagai kawasan “Food Estate” (lumbung pangan baru). Sumber dana dari mana dan dana dari mana dalam pengadaan bibit sawit untuk Teluk Keluang sekian ribu hektar?

Dok: Proyek bibit sawit mengatasnamakan kelompok tani dan masyarakat menjadi milik Kabid PSP dan di tanam di atas tanah lahan milik pribadinya 1000’an batang bibit sawit tersebut.

Tentang paket proyek pengadaan yang lagi menjadi trending topik di kalangan masyarakat Ketapang, antara lain: Pembangunan Pembibitan Kelapa Sawit Distanakbun di Kecamatan MHS, Paket proyek ini meliputi Pengadaan Benih Kelapa Sawit dan Perlengkapan Pembibitan (Benih/Kecambah kelapa sawit, Polibag PN siap tanam, Polibag MN siap tanam, Penyiangan lahan pembibitan, Sarana pendukung pembibitan), pelaksana PT. Tritunggal Borneo Mandiri dan Pengadaan Bibit Kopi Distanakbun Tahun 2021 sebanyak 20.000 batang, pelaksana CV. Agrindo.

Tim RN investigasi kelapangan seputaran pengadaan Proyek bibit sawit di Sungai Awan menemukan ± 1000’an batang bibit sawit di tanam di atas lahan milik pribadi seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) sebut namanya ‘’ Akhmad Humaidi’’. Disinyalir terindikasi bibit yang di tanam di lahan tanah milik Kabid PSP (Prasarana dan Sarana Pertanian) di Dinas Peternakan Pertanian dan Perkebunan (Distanakbun) yang masih aktip menjabat sebagai Kabid PSP. Di saat di konfirmasi RN dikatakannya,” Kita tidak ada beli bibit pada siapapun, adapun pada pembibitan sawit di Sungai Awan milik Simon Similangkir tidak bisa di beli dan tidak di jual karena semua bibit tersebut sudah pesanan orang. Saat RN mempertanyakan Proyek pengadaan dari Distanakbun, dia berdalih inilah-itulah.

Tim RN mengkonfirmasi lebih lanjut kepada pekerja penanam sawit di tanah milik Humaidi yang enggan disebutkan namanya mengatakan,” Ini bibit yang siap di tanam sebanyak ± 1000 batang bibit sawit dan Alat Tracktor itu milik Humaidi juga,” ucapnya. Tempat pembibitan di Sungai Awan itu miliknya juga, dia bekerja di Dinas Pertanian,” tandasnya sang pekerja. Terpisah dipaparkan kepala rombongan penanam bibit sawit milik Humaidi dilahan miliknya sebesar ± 30 Hektar,” Ini alat milik Dinas Pertanian dan bibit sawit ini milik Humaidi,” katanya kepala rombongan penanam bibit sawit anak buah Humaidi di lapangan.

Temuan analisis fakta di lapangan, bibit sawit mengatasnamakan program untuk kelompok pertanian terindikasi disinyalir kuat proyek bibit sawit dan kopi tersebut di manipulasi Dinas Pertanian mengatasnamakan kelompok Tani dan masyarakat. Fakta justifikasi, proyek pengadaan bibit tersebut di peruntukan Kabid PSP di Dinas Pertanian Humaidi. Bibit tersebut di tanam di atas tanah miliknya dengan menjual nama untuk kepentingan masyarakat dan kelompok tani, namun fakta bibit tersebut di peruntukan bagi orang Dinas Pertanian semata. Dinas Pertanian rampok uang Negara berkedok proyek bibit sawit mengatasnamakan masyarakat dan kelompok tani namun dijadikan milik Pribadi. *##(Tim Rajawali)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!