Kamis, Oktober 1, 2026
spot_img

Diduga Oknum Polisi Mafia BBM Ilegal Keluang Sopir Truk Solar Ilegal Nyanyi Sebut Nama Pamen Polda Sumsel, Fortuner Kapolsek Ikut Terseret!

KELUANG, MUBA — RAJAWALI NEWS GROUP — Praktik mafia minyak mentah dan pengolahan solar ilegal (illegal refinery) di wilayah hukum Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kembali menyengat publik. Rekaman video berdurasi 6 menit 44 detik mendadak viral usai memperlihatkan momen menegangkan ketika sebuah truk pengangkut solar masakan ilegal dicegat oleh jajaran aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) saat melintas di jalanan Keluang, September 2026.

​Bukan sekadar penangkapan biasa, investigasi lapangan tersebut membongkar pengakuan mengejutkan dari sang sopir bernama Anton. Di hadapan para aktivis, Anton tanpa ragu bernyanyi dan menyebut bahwa pasokan minyak solar masakan ilegal yang diangkutnya diduga kuat milik seorang perwira menengah berpangkat AKBP berinisial SUP yang bertugas di lingkungan Polda Sumatera Selatan.

​Tak berhenti di situ, Anton juga mengungkap skandal pengawalan di tingkat lokal. Sehari sebelum penghentian tersebut, dirinya mengaku sempat dihentikan langsung oleh Kapolsek Keluang yang mengendarai mobil dinas/pribadi Toyota Fortuner bernomor polisi BG 3115 AI. Setelah Anton menyebutkan nama AKBP SUP sebagai pemilik muatan, Kapolsek Keluang dilaporkan langsung melakukan panggilan telepon singkat. Seketika, truk pengangkut solar ilegal itu diperbolehkan melenggang bebas tanpa penindakan hukum.

Iklan Sponsor

​Menanggapi skandal yang mencoreng institusi penegak hukum ini, Pemimpin Redaksi (Pimred) Rajawali News Group, Ali Sofyan, angkat bicara secara tegas dan menuntut transparansi total dari aparat Kepolisian.

​“Kami tidak akan tinggal diam melihat dugaan praktik kongkalikong dan backing bisnis haram illegal refinery ini. Pengakuan sopir di lapangan yang menyebut nama pamen Polda Sumsel serta keterlibatan unit Fortuner Kapolsek Keluang adalah preseden buruk bagi supremasi hukum. Kapolda Sumsel dan Bidpropam harus turun tangan membongkar tuntas siapa ‘aktor intelektual’ di balik armada minyak ilegal ini!, “oknum polisi bermain BBM. Ali Sopyan Relawan Rakyat Membela Prabowo akan pimpin demo damai tegas Ali Sofyan.

 

​Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Keluang AKP Apriansyah terkesan bungkam dan menghindar dari konfirmasi wartawan. Pesan klarifikasi beserta rekaman video yang dikirimkan tim media melalui saluran WhatsApp pribadi hanya menunjukkan status centang satu. Bahkan, penyerahan berkas konfirmasi melalui Kanit Intel Polsek Keluang, Dayat, belum membuahkan jawaban resmi dari pihak Polsek.

​Rajawali News Group menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan tetap membuka ruang hak jawab sesuai amanat Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 bagi pihak-pihak terkait.

(red)

Iklan Sponsor
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Iklan Sponsor
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!