Kamis, Mei 21, 2026
spot_img

Ali Sopyan: Polri Masih Efektif Jalankan Tugas Kenegaraan, Harus Tetap di Bawah Kendali Presiden RI

Palembang, Sumatera Selatan —
Pimpinan Umum Media Rajawali News Group, Ali Sopyan, putra asli Bumi Sriwijaya, Sumatera Selatan, menyampaikan pandangannya terkait peran dan posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam sistem ketatanegaraan.
Dalam keterangannya kepada media, Ali Sopyan menilai bahwa secara institusional Polri masih efektif dan optimal dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan, khususnya dalam penegakan hukum dan keadilan di tengah dinamika sosial, politik, dan keamanan nasional yang terus berkembang.
“Polri adalah alat negara yang bekerja untuk kepentingan rakyat Indonesia. Dalam banyak aspek, Polri masih menunjukkan kinerja yang efektif dalam menjaga stabilitas, penegakan hukum, serta perlindungan masyarakat,” ujar Ali Sopyan.
Namun demikian, Ali menegaskan bahwa posisi Polri harus tetap berada di bawah kendali Presiden Republik Indonesia sebagaimana amanat konstitusi dan prinsip negara hukum. Menurutnya, kontrol sipil yang kuat melalui Presiden adalah kunci untuk menjaga netralitas, profesionalisme, serta mencegah penyalahgunaan kewenangan.
Polri Milik Rakyat, Bukan Alat Kekuasaan
Ali Sopyan juga menekankan bahwa Polri bukan milik kelompok, golongan, ataupun kepentingan politik tertentu, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap kebijakan dan tindakan aparat kepolisian harus berpijak pada hukum, keadilan, dan kepentingan publik.
“Polri harus berdiri di tengah, tidak berpihak, dan tidak boleh ditarik ke dalam kepentingan sempit. Ketika Polri bekerja sesuai aturan dan di bawah kendali Presiden, maka kepercayaan publik akan terjaga,” tegasnya.
Dukungan Kritis dan Konstruktif
Sebagai pimpinan media, Ali Sopyan menegaskan bahwa dukungan terhadap Polri bukanlah dukungan membabi buta. Media, menurutnya, tetap memiliki fungsi kontrol sosial untuk mengkritisi apabila terjadi penyimpangan di lapangan.
“Dukungan kami adalah dukungan kritis. Jika Polri salah, harus dikoreksi. Jika benar, harus diapresiasi. Itulah fungsi pers dalam negara demokrasi,” katanya.
Ali Sopyan menutup pernyataannya dengan seruan agar seluruh elemen bangsa ikut menjaga marwah Polri sebagai institusi penegak hukum, sekaligus mendorong reformasi berkelanjutan demi Polri yang semakin profesional, transparan, dan dicintai rakyat.
“Polri milik rakyat Indonesia. Tetap di bawah kendali Presiden Republik Indonesia. Bravo Polri.”

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!