Jumat, April 24, 2026
spot_img

Hidup Segan Mati Enggan Penduduk Desa Kemuning Biutak Tak Ada Jembatan

Hidup Segan Mati Enggan Penduduk Desa Kemuning Biutak Tak Ada Jembatan.

Kalimantan Barat- Ketapang||‘Media Rajawalinews.online

Fakta infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda pengerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Keberadaan infrastruktur yang memadai sangat diperlukan seperti halnya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan adalah wewenang penyelenggaraan yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Anggaran Penyelenggaraan jalan menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah dan mempunyai kewajiban untuk mengatur, membina, membangun dan mengawasi pembangunan jalan dan jembatan yang terisolir, salah satu fakta Desa Kemuning Biutak Kec. Kendawangan Kab. Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar) tidak memiliki jembatan, adapun jembatan laba-laba atau jembatan rakitan dari drum dirajut dengan tali seala-kadarnya. Dalam upaya pelaksana di lapangan, Fakta lapangan menunjukkan ketidaktepatan pelaksanaan yang terjadi karena lemahnya pengendalian aspek mikro oleh kontraktor dan pengawas lapangan.

Dituturkan Jajir kepada Rajawalinews (RN) sabtu (14/08/21),” Warga Desa Kemuning Biutak Hidup segan mati enggan mengharapkan pembangunan jembatan gantung bersama Pemerintah tingkat II Kab. Ketapang Kalbar, jika jembatan gantung ini di bangun Pemerintah Kab. Ketapang, maka untuk meningkatkan perekonomian warga masyarakat Desa Kemuning Biutak Kec.Kendawangan bukan mimpi lagi. Namun harapan yang tak kunjung terealisasi hingga sampai saat ini, dari Anggaran APBD hingga Anggaran APBN sampai BUMN untuk membangun Jembatan lintas Desa-Kecamatan hingga Kabupaten tak pernah terwujud, sedangkan janji-janji di saat kampaye dari Calon DPRD, Bupati hingga kampanye Gubernur selalu memberikan harapan serta janji-janji pemerataan kemakmuran masyarakat yang miskin dan kecil untuk di tingkatkan, terutama penunjang infrantruktur yang terisolir seperti di Desa Kemuning Biutak.

Dipaparkannya lanjut,” Ketika pada tahun 2020 saya masuk ke Desa Kemuning Biutak ada perasaan kaget bercampur prihatin melihat jembatan tersebut. Apabila jembatan ini di bangun oleh Pemerintah Daerah, maka sudah jadi jalan penghubung ke Kec. Kendawangan dan Kec. Marau Sungai Melayu Rayak Kab. Ketapang. Kenapa Pemerintah Kab. Ketapang selalu tutup mata dengan Jeritan masyarakat Kecil dan miskin yang selalu menggunakan akses Jembatan yang mengancam keselamatan jiwa penggunanya, di mana keuangan Negara untuk kemakmuran masyarakat yang setiap tahun di Anggarkan dan di ketok palu DPRD Kabupaten dengan angka Nominal Trilyunan Rupiah untuk pembangunan, di mana Uang tersebut? tegasnya jajir.

Gotong Royong untuk membangun sebuah jembatan darurat seperti ini atas perhatian warga masyarakat Kemuning Biutak dengan kekompakan yang luar biasa, daripada menunggu pembangunan proyek pemerintah yang entah kapan di bangun, lebih baik gotong-royong untuk membangun kampung kita sendiri dengan Tawakal semampu daya dan istiar dengan membangun Jembatan seadanya. Jembatan dibangun dengan cara manual ini menggunakan drum plastik dan bambu untuk dijadikan sebagai palang biar kuat dan tidak tergoyangkan oleh air.

Jembatan ini dibangun sudah puluhan tahun oleh warga masyarakat Desa Kemuning Biutak secara suka rela dan swadaya dengan cara manual, karena tidak ada keperdulian dari Pemerintah Kab. Ketapang terhadap lingkungan sekitar Desa Kemuning Biutak. Apakah seperti ini jalan yang ada di daerah pedalaman yang tidak terjamah pembangunan oleh Pemerintah Daerah untuk warga masyarakat wilayah sekitar Kab. Ketapang Kalbar,” timpalnya Jajir. *## (Yan)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!