Proyek Kecebong Dinas PerkimLH dan Kontraktor Carut Marut Tak Berkualitas
Kalimantan Barat-Ketapang || Media Rajawalinews.online
Proyek milik Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Disinyalir dugaan kuat Proyek Kecebong Boca Boci Asal Jadi dan asal kerja, Proyek Pembangunan rabat beton Pelaksana CV. Garis Khatulistiwa, jalan Lingkar lingkungan Gang.Dulpari RT.32 Dusun Bunga Tanjung Desa Kalinilam Kec.Delta Pawan Kab.Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar), di ungkapkan Mahmol tokoh pemuda Ketapang Jum’at (06/8/21),” Proyek pembangunan Rabat Beton di Gang Dulpari, Terindikai banyak kejanggalan dan dinilai tidak transparan terhadap masyarakat. Hal ini jelas membuktikan bahwa pekerjaan pembangunan jalan rabat beton itu asal jadi dan terkesan amburadul Carut Marut. Lanjut di katakannya,” Masyarakat merasa sangat kecewa dengan kondisi pembangunan itu, tudingan mengenai tidak transparannya proyek itu memiliki dasar. Disinyalir tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), tidak maksimal serta tidak berkualitas terindikasi ada unsur untuk kepentingan antara Oknum Perkim-LH, katakan aja PPK dan PA serta pengawas tidak transparan dalam penggunaan anggaran terutama yang bersumber keuangan APBD bentuk Proyek PL Rambat Beton di Gang Dulpari. Antara oknum kontraktor memang kerapkali mengabaikan mutu pekerjaan yang telah dirancang di RAB sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan hal tersebut, tak lagi jadi rahasia publik persoalan tupoksi untuk pengawasan yang seharusnya diprioritaskan oleh si Empunya proyek berlangsung setengah hati dan Boca Boci untuk menggohet keuangan Negara modus Proyek Rambat Beton. Maka tak salah proyek tanpa pengawasan sangat rawan di Mar-up alias dikorupsi system berjema’ah antara pemilik proyek dan Kontraktor Nakal sang pelaksana kegiatan. Proyek Carut marut di atas menjadi cerminan dari pekerjaan proyek Rambat Beton diragukan tak memenuhi spek dan mutu terkesan proyek Asal-asalan,” Pungkasnya Mahmol.

Permainan mafia sang kontraktor pelaksana sangat kentara menonjol sekali. Disinyalir dugaan kuat kontraktor pelaksana CV. Garis Khatulistiwa terkesan mar-up Disaein pengadaan material, sehingga kualitas rabat beton tersebut diragukan mutu dan kualitas asal-asalan.
Proyek Penunjukan Langsung (PL) itu sejatinya merupakan kegiatan peningkatan jalan pemukiman lingkungan, Pasalnya di saat sejumlah wartawan dan LSM terjun ke lokasi melihat langsung pelaksanaan pekerjaan tersebut ditemui sejumlah kejanggalan, permukaan rabat beton yang tidak sama rata atau begelombang. Anehnya lagi, juga terdapat perbedaan tinggi pinggir dan badan rabat beton tersebut. Sehingga mutu kualitas itu pun diragukan. Selain kualitas yang perlu dipertanyakan, pekerjaan tersebut juga disinyalir tanpa ada pengawasan dari pihak Dinas Perkim-LH, semoga Pengguna Anggaran (PA) dan PPK bisa mengambil langkah agar proyek tersebut bisa di bayar apa adanya sesuai pekerjaannya, bilamana, jika umpama di cairkan 100% oleh PA dan PPK adanya indikasi Disinyalir Boca Boci bersama Kontraktor, semoga saja hal tersebut tidak terjadi karena proyek tersebut dalam penimbunan sayap kiri kanan badan proyek menggunakan Tanah setempat bercampur Rumput dan sampah bekas yang ada di sekitar proyek.*## (Yan)


