Minggu, September 13, 2026
spot_img

PEMBANGUNAN JALAN USAHA PERKEBUNAN APBD TA 2026 DIDUGA ASAL-ASALAN MATERIAL TIDAK SESUAI SPEK TERINDIKASI AKAN RUGIKAN NEGARA

 

Lahat, Rajawalinews.online

Berdasarkan SPEK pengerjaan jalan usaha perkebunan metode kiri-kanan kancing lebar atas minimal 15 cm hingga 20cm.lebar bawah sebaiknya lebih lebar minimal 20 cm hingga 25 cm agar memiliki cengkeraman kuat beton yang tertanam di dalam tanah minimal 20 cm bagian yang muncul ke permukaan harus sejajar atau sedikit di atas sirtu berkisar 15 cm-20 cm total tinggi cor bertikal minimal 35 cm-40 cm dan material yang di gunakan untuk pengerasan batu kali yang berukuran kecil dan bercampur pasir bersih hamparkan material yang sudah di ratakan lalu di gilas menggunakan alat berat (Vibro/Drum Rolle) untuk memadatkan lokasi jalan yang telah di hamparkan material.

Iklan Sponsor

Pembangunan jalan usaha perkebunan Desa Pagar jati Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan Diduga asal-asalan, material menggunakan Pasir,batu bercampur tanah (SIRTUNA ) kotor juga bercampur sampah organik yang seharusnya di buang dari dalam material yang di gunakan untuk pengerasan dan berbatu besar-besar. Pengecoran kancing kiri kanan menggunakan material yang sama sebelum di Cor lubang pondasi di isi dengan batu lalu di Cor,Berdasarkan Spek pengecoran menggunakan Pasir ,Split Semen, diduga tanpa ada pemasangan papan kegiatan.

Salah satu warga Desa Pagar Jati Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan 01-09-2026 yang mengaku bernama Azzim menjelaskan, Jalan perkebunan yang dibangun saya kira jalan Cor beton ternyata hanya di res kiri-kanan saja lalu diisi material sirtu bercampur batu besar.Yang dikhawatirkan setelah musim hujan kendaraan roda dua rawan tergelincir karena material sirtu yang kotor sedangkan warga disini biasa berkebun sawit jadi kalau melangsir nanti masih tetap ekstra hati-hati takut akan ban motor terpeleset saat terkena material sirtu yang kotor, “Ujarnya”.

02-09-2026 Warga Desa Pagar Jati Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan yang menyebut namanya Irul,Pembangunan Jalan usaha perkebunan bagian tengahnya diisi batu besar baru ditimbun sirtu yang kotor,setelah itu material dipadatkan dengan menggunkan alat Berat.Bagian Res kiri dan kanan pengecoran diisi batu besar.Pada saat musim hujan akan terkikis pasirnya hanyut dan batu besar akan bermunculan ,disaat angkutan bermuatan berat seperti muatan buah sawit, kendaraan mudah tergelincir,”Jelasnya”.

Saya tidak melihat ada pemasangan papan kegiatan dilokasi pengerjaan, jadi kami warga tidak ada yang tahu berapa dananya,dan dari Dinas mana.Ini jelas tidak ada transparannya tetapi seakan-akan ditutupi, “tambahnya”.

Erwan andawan,s,p,m,si,Sebagai kepala bidang prasarana dan sarana/TPTK Dinas perkebunan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan saat dikonfirmasi oleh awak media ini 07-09-2026 Via WhatsApp Nomor 08216391XXXX sampai berita ini diterbitkan tidak memberikan jawaban/tidak merespon.

BERSAMBUNG KEEDISI SELANJUTNYA

 

 

HERI AS & NITA YUPIKA

TEAM PEMBURU KORUPTOR

Iklan Sponsor
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Iklan Sponsor
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!