Sumsel,Rajawalinews.online
Akibat pembukaan lahan batu bara diKabupaten Lahat PT BA di laporkan BBWS VIII SUMSEL Ke Gakum Katenye ,Sehingga pihak PT BA Dipanggil kejakarta pertemuan di hotel . Kenapa tidak di kantor Gakum untuk proses hukumnya . Kalau pihak Gakum proses hukum PT BA Dihotel cair dong.
Ironisnya ada juga pihak Aparat meminta uang 2 Milyar di wilayah lahat keren ternyata repormasi mental belum berjalan sekalipun Presiden Prabowo Giat memberantas sendikat korupsi .
pasalnya Bumi Sriwijaya Sumatera Selatan Hancur Lebur . Ribuan lubang menganga EX pengerukan Batu bara PTBA Tanjung Enim yang mencapai kedalamanya puluhan meter. Ternyata perusak Hutan bumi Sriwijaya adalah pihak perusahaan anak BUMN yang berdalih negara ,sejak menjamurnya kegiatan pengerukan batu bara puluhan Sungai Sungai Enim tercemar.
Kemana mata BBWS VIII Sumatera Selatan kementrian lingkungan hidup dan Gakum buta luh pada . Bak pepatah mengatakan semut di ujung pulau kelihatan gajah didepan mata tak terlihat. Hancurlah hutan bumi Sriwijaya yang tidak ada Manfaatnya untuk rakyat petani lokal Bumi Sriwijaya Sumsel.
Red.


