Rabu, Mei 27, 2026
spot_img

Khutbah Idul Adha Oleh Kanit Provos Polres Pagar Alam AIPTU Iman Setiawan.SE Mengusung Tema ” Memperkokok Ukhua Islamiya”.

Pagar Alam,- Rajawalinews,- Kanit Provos Di Propam Polres Pagar Alam AIPTU Iman Setiawan SE Bertindak Selaku Khotib Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Istiqomah Dempo Rejo,Kel Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Rabu 27/5/2026.

Dalam khubahnya yang Mengusung Tema “Sinergitas Polri dan Masyarakat dalam Memperkuat Ukhua dan Ketertiban Sosial”, AIPTU Iman Mengajak Jama’ah Untuk Sama-Sama meningkatkan Iman dan Ketaqwaan kita Kepada Allah SWT, Karena Iman dan Taqwa adalah Benteng yang Kokoh bagi diri kita dari Perbuatan Maksiat.

Di Moment Idul Adha dengan Gema Takbir,Tahlil dan Tahmid,adalah Momentum Agung yang Mengingatkan kita pada dua Teladan besar, ketaatan Total Nabi Ibrahim AS, dan Keikhlasan yang luar biasa Nabis Isma’il AS,Keduanya Mengajarkan bahwa Pengorbanan yang di dasari Iman Akan melahirkan Kedamaian, Keselamatan dan Keberkahan Bagi Umat Manusia.

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Pesan Moral dari Peristiwa Qurban bukan hanya Sekedar menyembelih Hewan, melainkan menyembelih Sifat-difat Egois, Serakah dan Individualistis yang ada di dalam Jiwa kita, karena Islam mengajarkan Sebaik baik Manusia adalah yang paling bermanfa’at bagi Sesama.

Dalam Konteks berbangsa dan bernegara di lingkungan kita saat ini kemanfaat dan semanfat berqurban dapat di Wujudkan melalui Sinergi dan Kolabirasi yang kuat antara Polri dan Masyarakat,Polri Hadir Sebagai Pelindung,Pengayom dan Pelayan Masyarakat,juga menjaga keamanan,ketertiban dan penegakan Hukum.Utuk melaksanakan ini semua Perlu dukungan dan Peran Aktif Masyarakat.”
Tegas Ima

Sinergi ini dapat kita wujudkan dalam tiga bentuk nyata:
1. Saling Menjaga Keamanan dan Ketertiban (Kamtibmas) Masyarakat yang aman tidak tercipta hanya karena adanya aparat keamanan, melainkan karena tingginya kesadaran warga untuk saling menjaga lingkungannya. Siskamling dan kepedulian terhadap tetangga adalah wujud nyata gotong royong menjaga keamanan. Ini adalah bentuk menjaga keutuhan bangsa dari ancaman perpecahan.

2. Keterbukaan Informasi dan Pencegahan Kejahatan Masyarakat harus menjadi mitra strategis Polri. Jika kita melihat potensi gangguan keamanan atau kejahatan, jangan ragu untuk berkoordinasi dan memberikan informasi kepada pihak berwajib. Sinergi ini akan mempersempit ruang gerak kejahatan dan melindungi generasi penerus kita dari berbagai ancaman sosial.

3. Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman Sebagai makhluk sosial yang hidup di tengah masyarakat majemuk, gesekan dan perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah. Namun, semangat Idul Adha mengajarkan kita untuk mengedepankan toleransi, saling menghargai, dan menahan emosi. Polri dan masyarakat harus bersama-sama menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinekaan agar tetap harmonis dan damai.

“Semoga momentum Idul Adha ini mampu merekatkan hubungan antara aparat penegak hukum dan seluruh elemen Masyarakat, sehingga tercipta suasana yang aman, tenteram, dan baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur.” Tutupnya.** Iriel Oyenk.

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!