Pagar Alam,- Rajawalinews,- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, Polres Pagar Alam kembali menunjukkan kepedulian dan kebersamaannya dengan masyarakat. Melalui Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., satu ekor sapi kurban diserahkan kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pagar Alam, Selasa (26/5/2026).
Penyerahan hewan kurban berlangsung di Sekretariat PCNU Kota Pagar Alam yang berada di Jalan Wisma Bara 1945, Pagar Jaya RT 13 RW 07, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan. Hewan kurban diterima dalam kondisi sehat, bersih, dan layak untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan pada momentum Idul Adha tahun ini.
Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., mengatakan bahwa Idul Adha menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi “Kurban bukan hanya tentang berbagi daging, tetapi juga berbagi kebahagiaan, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kepedulian kepada sesama. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Kota Pagar Alam,” ujar Kapolres.
Pihak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Pagar Alam menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres Pagar Alam “Kami sangat mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin baik bersama Polres Pagar Alam. Bantuan hewan kurban ini menjadi simbol kebersamaan dan wujud nyata kepedulian Polri kepada umat dan Masyarakat,” Ungkap pengurus PCNU.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, Amd. Kep., S.H., menuturkan bahwa kegiatan sosial dan keagamaan akan terus dilakukan “Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari kebersamaan dan kepedulian sosial Masyarakat, khususnya dalam momen penuh berkah seperti Idul Adha,” Jelasnya.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Kehadiran Polres Pagar Alam melalui penyerahan hewan kurban ini pun mendapat sambutan positif dari Masyarakat sekitar. Semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha 1447 H diharapkan mampu mempererat hubungan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat demi terciptanya Kota Pagar Alam yang aman, damai, dan harmonis.** Iriel Oyenk.


