JAYAMULYA, BEKASI, Rajawali News– Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi masyarakat untuk memperkuat nilai kejujuran, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan sosial. Hal ini disampaikan Ketua RT 04 RW 08 Desa Jayamulya, A. Marpaung, dalam ucapan resminya .
Dalam balutan suasana religius yang penuh kehangatan, A. Marpaung mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik untuk membersihkan hati sekaligus memperbaiki tata kehidupan bermasyarakat yang lebih transparan dan berkeadilan.
“Idul Fitri adalah momen kembali ke fitrah. Tidak hanya secara pribadi, tetapi juga dalam kehidupan sosial. Kejujuran, amanah, dan kepedulian harus menjadi fondasi dalam membangun lingkungan yang harmonis,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban dan kesejahteraan bersama. Menurutnya, nilai-nilai religius seperti keikhlasan dan tanggung jawab harus tercermin dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pelayanan masyarakat di tingkat RT.
Dalam perspektif investigatif, semangat Idul Fitri juga menjadi pengingat bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal setiap kebijakan dan aktivitas di lingkungan sekitar agar berjalan sesuai prinsip keadilan dan transparansi. Pengawasan sosial yang dilandasi nilai moral dan agama dinilai mampu mencegah potensi penyimpangan sejak dini.
“Mohon maaf lahir dan batin bukan sekadar ucapan, tetapi komitmen untuk memperbaiki diri dan lingkungan. Mari kita jaga amanah bersama,” tambahnya.
Dengan semangat Idul Fitri 1447 H, warga RT 04 RW 08 Desa Jayamulya diharapkan dapat semakin solid dalam membangun lingkungan yang religius, harmonis, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kebersamaan.
(red)


