MUSI RAWAS || SUMSEL RajawaliNews.com
Gonjang ganjing pemberantasan korupsi
Tak membuat. Jera bagi pelaku korupsi pasalnya . Beberapa Titik Kegiatan semuanya sedang tahap pengerjaan namun sangat di sayangkan dari tim Koalisi Awak Media yang melakukan kontrol sosial langsung dilokasi sangat menyayangkan Bahwa pengerjaan yang sedang berlangsung terlihat hasilnya diduga Kurang berkualitas diantaranya Pembangunan Boardwalk dengan pagu anggaran sebesar Rp.3.494.000.000. (Tiga Miliar Empat Ratus Sembilan Puluh Empat Juta Rupiah) banyak terlihat Material pipa penyangga yang terpasang sambung menyambung seolah-olah bahan material banyak kekurangan.

Titik Kegiatan berikut adalah Pembangunan Menara Pandang dengan pagu anggaran sebesar Rp.972.000.000. (Sembilan Ratus Tujuh Puluh Dua Juta Rupiah) yang saat ini sudah terpasang dikhawatirkan akan membahayakan pengunjung nantinya dengan dugaan sementara Bahwa pemasangan Pondasi yang diduga tidak sesuai standarisasi.
Titik Kegiatan berikut adalah Pembangunan Kios Kuliner dengan Anggaran sebesar Rp.1.169.000.000. (Satu Miliar Seratus Enam Puluh Sembilan Juta Rupiah) yang proses pengerjaan Lantai Sudah selesai dikerjakan namun banyak beberapa titik pondasi lantai mengalami retak-retak sebelum finishing atau di fungsikan.
Titik Kegiatan berikut yaitu Pembangunan Tempat ibadah berupa MUSOLAH dengan anggaran sebesar Rp.543.200.000. (Lima Ratus Empat Puluh Tiga Juta dua ratus ribu rupiah) yang Pembangunannya tidak sesuai pada Kiblatnya dan akan menyesatkan banyak umat Muslim yang melakukan ibadah pada MUSOLAH tersebut Tim investigasi menduga Saat pengerjaan kurang pengawasan dari pihak terkait baik Konsultan maupun Pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Musi Rawas.
Kegiatan berikutnya adalah Pembuatan Tempat Parkir dengan Alokasi dana yang cukup Pantastis sebesar Rp 3.121.000.000
(Tiga Miliar Seratus dua puluh satu juta rupiah ) diawali Penimbunan Lahan yang akan dipergunakan untuk areal Parkir Kenderaan bermotor Para pengunjung baik roda dua maupun roda empat . Namun sangat disayangkan dari tahap pembangunan tembok penahan tanah pada areal pembangunan lahan parkir terlihat jelas saat tim melakukan investigasi di lapangan Pondasi yang dibangun diperkirakan tidak sesuai dengan RABnya,Kenapa demikian pembangunan Pondasi penahan tanah diperkirakan tinggi 60 cm dan sebagai paku bumi atau dengan bahasa yang lain mengunakan Material Kayu hutan jenis Plangas bukan kayu gelam seperti layaknya. Menanggapi temuan tersebut saat Kepala dinas di konfirmasi masih di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Menjawab dengan tega bahwa pembangunan Pondasi penahan tanah Tersebut memakai material Kayu Gelam.
Sedangkan Pihak rekanan yang sempat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dengan Nomor 0813789XXXXX [11/11 11.25] andreharisllg: assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh apa kabarnya saudaraku [11/11 11.26] andreharisllg: andre Korwil Sumsel Media KompassindonesiaNwes.com
[11/11 11.27] andreharisllg: kompassindonesiaNews.com
[11/11 11.36] andreharisllg: Musi Rawas nich lah
[13/11 21.08] andreharisllg: Kapan bisa ketemu ada beberapa prihal kegiatan yang sedang berjalan di danau aur,
[13/11 21.09] andreharisllg: Andre mau konfirmasi.
Bahkan pihak rekanan yang berkompeten dilapangkan juga di konfirmasi melalui Via WhatsApp Telpon selulernya sampai saat ini belum memberikan berupa tanggapan maupun komentar terkait pembangunan Wisata Danau Aur yang dikerjakan oleh pihak rekanan ,
[13/11 21.06] andreharisllg: assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh salam dari andre Korwil Sumsel Media kompassindonesiaNews.com
[13/11 21.11] andreharisllg: Andre mau konfirmasi Terkait beberapa realisasi kegiatan yang sedang berjalan di danau aur
[15/11 13.38] andreharisllg: Lantai di lokasi kios Kuliner sudah banyak mengalami keretakan di beberapa titik sebelum di fungsikan.
[15/11 13.39] andreharisllg: Tembok penahan tanah lahan parkir hanya berkisar 60 cm bahkan hanya memakai kayu plangas yang dipakai
Ali Sopyan


