Buleleng-Bali , Rajawali News Online
Sebanyak 31 regu perwakilan SMA, SMK, Perguruan Tinggi dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Kabupaten Buleleng berlomba dan beradu kreativitas baris-berbaris di Taman Kota Singaraja, Rabu (16/8/2023).
Mereka menampilkan yang terbaik dalam Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) rangkaian memperingati HUT ke-78 Republik Indonesia dan memperebutkan hadiah piala dan uang puluhan juta.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng Made Astika mengatakan dalam LKBB yang pertama kali dilaksanakan ini, hadiah yang diperebutkan para peserta totalnya sebesar Rp 30 juta.
Dimana rinciannya juara 1 akan mendapat tropi, piagam dan uang senilai Rp 10 Juta, juara 2 mendapat tropi, piagam dan uang senilai Rp 7,5 juta, juara 3 mendapat tropi, piagam dan uang senilai Rp 5 juta.
Sedangkan harapan 1 mendapat piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 3 juta, harapan 2 dan 3 mendapat piagam dan uang pembinaan masing-masing Rp 2,5 juta dan Rp 2 juta.
Terkait juri, Astika mengatakan dewan juri secara independent didatangkan yang berasal dari unsur Kodim 1609, Secata A, Polres Buleleng, SPN Polda Bali dan juga dari guru-guru dalam ikatan guru olahraga nasional (Igornas) Kabupaten Buleleng dengan total 15 orang.
“Kriteria penilaian telah ditentukan oleh dewan juri, tentunya ketepatan waktu yaitu waktu tampil masing-masing regu 20 menit, kemudian dengan kriteria gerakan dasar dan perubahan arah, gerakan berjalan, gerakan variasi, peleton dan danton dengan bobot nilai berbeda,” paparnya.
Sementara itu salah satu pembina regu dari SMAN 1 Banjar Kecamatan Banjar Gede Sepiada mengatakan persiapan sekolahnya untuk ikut LKBB terbilang sangat singkat, waktu efektif latihan sekitar 10 hari karena ada hari raya.
“Informasi dari Kepala Sekolah kami akhir Juli lalu langsung kita tanggapi dengan mengadakan latihan, untungnya tahun lalu kita pernah ikut di Denpasar, sehingga kostum dan personil tahun lalu kita pakai ditambah kelas 10,” terang dia.
Ia pun berharap timnya dapat tampil semaksimal mungkin, tanpa beban.
“Untuk menjadi juara itu terakhir yang penting semangat, konsentrasi dan tampil maksimal,” harapnya.
****Tim Rajawali


