Jumat, Mei 1, 2026
spot_img

“Terlupakan di Ladang Sendiri: Ketika Obat Alami Kalah oleh Instan”

KUNINGAN – RAJAWALINEWS.ONLINE, – Hari ini, dunia memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia dengan tema yang tak pernah kehilangan relevansi: menjamin akses pangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Namun di balik peringatan ini, terselip ironi yang kian nyata—terutama di tanah Nusantara yang kaya akan tanaman berkhasiat.

Banyak masyarakat lebih memilih berobat mahal di rumah sakit daripada mengonsumsi pangan lokal berkhasiat yang sudah terbukti turun-temurun.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Ubi, mengkudu, pisang emas, kesemek, dan hanjeli—semuanya mulai tersingkir dari meja makan, digantikan oleh produk instan yang tak jelas asal usulnya.
“Tanaman-tanaman lokal yang dulu akrab dalam kehidupan sehari-hari kini mulai terlupakan, hanya dikenang oleh segelintir orang tua di pedesaan. Hal itu disampaikan Dani Sukun, jurnalis senior sekaligus pegiat pangan lokal di Kabupaten Kuningan, pada Sabtu (7/6/2025). Sebagai Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan UnWiM (ARGADIKA) Kuningan dan penggiat Aliansi Masyarakat Peduli Aliran Sungai (AMPAS), Dani menyoroti pentingnya pelestarian tanaman lokal yang memiliki nilai budaya dan ekologi tinggi, agar tidak punah ditelan modernisasi.

Padahal, Indonesia adalah surga tanaman herbal dan pangan tradisional. Sayangnya, modernisasi yang tak diimbangi dengan edukasi membuat banyak masyarakat lupa akar—secara harfiah dan maknawi.
Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia seharusnya tidak hanya menjadi seremoni, tetapi momen untuk kembali mengenal, menanam, dan menghidupkan kembali sumber pangan alami yang sehat dan lestari. (Moris)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!