Minggu, Juni 28, 2026
spot_img

SEKDA : ASN HARUS BISA BUKTIKAN BIROKRASI ITU MUDAH, TIDAK SULIT DAN TIDAK BERBELIT

Ketapang Kalimantan Barat “Rajawalinews.online”

Sekda Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si pimpin apel gabungan ASN (Aparatur Sipil Negara) seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemerintah Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar), yang bertempat di halaman Kantor Bupati Ketapang, pada hari Senin, (20/03/23).

Sedianya, apel gabungan tersebut diselenggarakan setiap bulan pada tanggal 17. Akan tetapi karena ada kegiatan lain yang tidak dapat ditangguhkan, maka apel diundur menjadi tanggal 20 Maret 2023.

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Dapat dipahami bersama bahwa penyelenggaraan apel bersama selain sebagai sarana bagi pimpinan atau atasan untuk melihat kesiapan para personilnya dalam menjalankan tugas Masing-masing sesuai tupoksinya (tugas pokok organisasi), dapat dijadikan juga sebagai media edukasi dan komunikasi secara kolektif organisasi, korporasi ataupun institusi. Apel bersama secara normatif adalah podium bagi pimpinan untuk memberikan pembinaan, arahan, pengawasan ataupun penyampaian informasi aktual dan faktual terkait pelaksanaan program dan kegiatan di masing-masing OPD.

Pendek kata, apel pagi bersama juga dapat dijadikan sebagai media komunikasi massal yang efektif bagi organisasi. Dalam apel, pimpinan dapat memberikan support (dorongan moral atau material (penghargaan) terhadap etos kerja, loyalitas, integritas dan produktivitas organisasi.

Demikian juga pada apel gabungan kali ini. Sebelum amanat dari pembina apel (Sekda), terlebih dahulu diumumkan para penerima piagam penghargaan dari Kementerian terkait terhadap 19 OPD dalam katagori inovatif dan 17 OPD sangat inovatif serta penyerahan Perbup (Peraturan Bupati) kepada para Camat, Lurah dan Kades se-Kab. Ketapang.

Dalam amanatnya, Sekda menyampaikan apresiasi dan terimakasih terhadap semua OPD, terutama yang telah menerima penghargaan OPD paling inovatif. Sedangkan terhadap OPD yang tidak diumumkan perolehan penghargaannya lantaran tidak masuk katagori penilaian, dengan tegas Sekda memberikan ultimatum.

Sekda menginstruksikan agar para OPD yang tidak mendapatkan penghargaan dan penilaian, supaya lebih responsif dan tidak abai terhadap segala arahan, perintah dan atau edaran dari pimpinan. Sekda meminta agar para Kepala OPD menunjukkan jiwa leadershipnya, yang diantaranya tidak cuek terhadap hal-hal tersebut di atas.

“Kedepan, para Kepala OPD tidak boleh cuek dalam hal apapun, pemimpin harus responsif. ASN harus prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar dapat membuktikan bahwa birokrasi itu mudah, tidak sulit dan tidak berbelit-belit.” tegas Sekda.

Lebih lanjut, sebagai manifestasi atas instruksinya, Sekda perintahkan Dinas Kominfo agar segera sediakan saluran pengaduan masyarakat atau saluran siaga (hotline) yang dapat diakses oleh masyarakat pada masing-masing OPD. Harapannya, setiap aduan menjadi tepat sasaran dan segera ada penyelesaian.

Untuk memudahkan tugas kita bersama dalam pelayanan. Jangan ada paradigma birokrasi itu sulit dan berbelit-belit, saya minta kepada Kominfo untuk membuat edaran kepada semua OPD sampai ke tingkat Camat agar menyediakan kontak person ataupun hotline.”, ujar Sekda.*##(tim Rajawali.002).

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!