Prabowo Tegaskan”Aparat Tidak Boleh Menjadi Beking Kapitalis”
Rajawalinews.online
Presiden Prabowo Subianto menegur keras Panglima TNI dan Kapolri agar jajarannya tidak menjadi pelindung (beking) bagi kapitalis maupun berbagai aktivitas ilegal.
Peringatan ini disampaikan secara tegas terkait penyalahgunaan wewenang dan adanya kolusi antara oknum aparat dengan pihak-pihak tertentu yang merugikan masyarakat.
Dibeberapa unggahan youtube, tiktok ,google dan Instagram Presiden Prabowo Subianto menegaskan:
Menolak Aparat Jadi Beking: Prabowo menyatakan bahwa budaya aparat dipakai oleh kapitalis atau menjadi pelindung penyelewengan, penyelundupan, narkoba, dan perjudian tidak boleh diteruskan.
Aparat Harus Berpihak pada Rakyat: Beliau menginstruksikan seluruh aparat dari pangkat tertinggi hingga terendah untuk mengabdi (“mati”) demi rakyat, bukan malah menindas masyarakat.
Tuntutan Reformasi Internal: Presiden meminta Kejaksaan, Kepolisian, dan TNI untuk terus mengoreksi diri, membersihkan institusi dari penyelewengan, dan menjadi pelayan yang dicintai rakyat.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 16-05-2026
“Semua aparat dari yang teringgi sampai yang terendah Saya tidak mau lagi mendengar ada aparat yang tidak menegakkan hukum dan keadilan tidak boleh backing-backing dan macam-macam,” tegas Prabowo.
Red.


