Rajawali news Palembang : Pelimpahan kasus 351 oleh polsek sukarame tidak tercapai perdamaian atau Restoratif Justice di tahap 2 kejakasan negeri palembang, sehingga melanjutkan perkara ini dan dilakukan penahanan terhadap kedua tersangka.
Berawal dari cekcok di jalan raya saat berkendara,menurut keterangan kedua tersangka, sempat terjadi adu mulut di jalan raya, salah satu pengendara bernama Zaikal Aziz mengeluarkan kunci pas berukuran 35 dengan alasan membenari bemper mobilnya yang rusak.
Namun sebaliknya kunci pas itu diayunkan kepada wijaya lalu mengenai bagian pelipis , muka sebelah kiri sampai ke bagian bahu dan dada, berdasarkan laporan dipolsek sukarame oleh pelapor wijaya.
Kedua tersangka kini ditahan dengan pasal yang sama ya itu dengan pasal 351.
Hafiz Al hakim S.H, Cecep Sumitra, S.H dan Rizzki Intan Permata Sari, S.H pengacara dari wijaya mengatakan,Terkait kasus ini,sudah diupayakan perdamaian sebanyak 7x yang dilakukan oleh wijaya dan keluarga sebelum tahap 2 di kejaksaan negeri palembang,selaku pendamping hukum telah mengupayakan yang terbaik.
Sudah berapa kali melakukan pendekatan dan musyawarah dengan keluar zaikal Aziz namun, hingga hari ini pun zaikal (sub pltu) masih bersih kukuh dengan pendiriannya yang tidak ingin melakukan di Restoratif Justice oleh pihak kejakasan negeri palembang,
Dari pihak wijaya sudah berserah jikalau memang ada jalur damai, kita sudah tuangkan dipertemuan ditahap 2 kejari palembang juga Tapi dari pihak sebelah yaitu zaikal tetap tidak mau damai dan tetap melanjutkan perkara ini.
Dari pihak sebelah tidak ingin melakukan RJ karena sampai saat ini,tetap dengan pendiriannya,dia ingin perkara ini,tetap mau melanjutkan dan tidak ada damai dengan pihak wijaya.
Sedangkan dari kuasa hukum Aziz zaikal tidak bisa memberikan keterangan Terkait kasus ini sehingga pada tahap, 2 di kejakasan negeri palembang melakukan penahanan kedua tersangka.
(red)


