Warope- Papua – Rajawali News Online
Ada yang berbeda pada pelaksanaan upacara HUT ke-78 RI di Lapangan SMP Negeri Koweda, Distrik Masirei, Kabupaten Waropen Provinsi Papua.
Pada umumnya pasukan penjaga Bendera Merah Putih usai dikibarkan dijaga oleh pasukan TNI Polri. Kali ini, justru terdapat 4 orang dari masyarakat adat Sauri Sirami menggantikan posisi TNI Polri tersebut.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo menjelaskan penjagaan dari 4 orang masyarakat adat adalah ide Kapolsek Masirei Ipda Jimmy Lufkey. Hal ini dilakukan untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa bukan saja aparat keamanan yang wajib menjaga NKRI, namun masyarakat juga punya kewajiban bersama.
“Polsek Masirei memang membuat suatu yang berbeda dari biasanya untuk mengajak masyarakat mencintai NKRI lewat momen HUT RI,” jelasnya, Minggu 20 Agustus 2023.
Sementara itu, Kepala Distrik Masireo Ellen K. Nussis menyampaikan penampakan tersebut baru pertama kali dilihatnya.
“Momen HUT RI tahun ini dibuat berbeda dengan adanya Paskibra dari anak asli dari Distrik Masirei untuk mengibarkan Bendera Merah Putih.”
“Inilah momentum yang sebenarnya bahwa nilai dari perayaan HUT RI di Distrik Masirei adalah belajar untuk lebih mencintai NKRI, seperti yang kita lihat dari ke 4 masyarakat adat yang menjaga Bendera Merah Putih. Kami dan seluruh peserta upacara terharu dan senang dengan momen ini,” tuturnya.
****Tim Rajawali


