Jumat, Juli 3, 2026
spot_img

MAKELAR BANCAKAN BANTUAN DANA HIBAH YAYASAN PENDIDIKAN KECAMATAN LENTENG SUMENEP

MAKELAR BANCAKAN BANTUAN DANA HIBAH YAYASAN PENDIDIKAN KECAMATAN LENTENG SUMENEP

Sumenep- Media Rajawalinews.online

Lagi lagi Yayasan pendidikan sebagai mesin uang koruptor, Dugaan korupsi tersebut telah terjadi di lembaga pendidikan.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Tim telusur media terjun langsung kelapangan, guna mengetahui fakta yang terjadi sebagai bukti data.

Kali ini Tim mendatangi yayasan Ziyadatul Ulum, desa kambingan-barat Kecamatan Lenteng. Penerima bantuan Dana hibah propinsi jawa timur, ta. 2020 sebesar 300jt.Untuk Pembangunan Ruang Kelas Baru(RKB).

Tim kami menjumpai Ustad Mosleh, kepala sekolah Mi. Ziyadatul Ulum, untuk wawancara.

“Saya tidak menerima Dana hibah tersebut, bantuan Dana hibah sudah ada yang merima di bank,yaitu Tim koordinator.saya cuma tanda tangan slip penarikan nilai dana 300jt.yang mengelola juga koordinator.unkap Ustad Mosleh. ” Kami terima beres atau terima kunci”.jelasnya lagi.

Tidak hanya itu, saat kami menanyakan ruang kelas baru(RKB)yang telah di bangun.”kami tidak membangun RKB, kami dapat rehab genteng, plapon, keramik, pengecatan.4 ruang yang masing masing luas nya 6m x 6m.terkait laporan pertanggung jawaban (LPJ), tim koordinator kabupaten yang membereskan”.pengakuan Ustad Mosleh.

Lain hal dengan ponpes di desa Benaresep,masih di kecamatan lenteng, Khoirul Muttaqin. Juga penerima Dana hibah, nilai dana 200jt.guna pembugunan Pabrik air minum dalam kemasan.

Modus yang sama, pencairan dan pengelolaan dana semua makelar yang atur.”Saya cuma terima rehap atap, keramik, pasang listrik Dan alat isi ulang air”.”totalnya sekitar 43jt” , pengakuan pengasuh pondok tersebut. Kami cuma tanda tangan slip penarikan, yang menerima dari teller bank dan pengelolaan semua makelar, jelasnya lagi.

Aneh lagi yang terjadi di desa Bilepora rebba lenteng, Ponpes Darmaniyah, penerima dana hibah tahun.2020 nilai 200jt.

Kami menjumpai Kyai Imam, pengasuh pondok, kami menanyakan kronologi bantuan dana hibah tersebut, ” Saya tidak tahu pak, saya tidak buat proposal atau rekening Dan tidak pernah tanda tangan terkait bantuan tersebut”, jelasnya. “Kami di datangi Tim yang katanya dari surabaya, menginformasikan pondok kami dapat bantuan dana hibah” Unkap pengasuh pondok.

Sempat kami minta Dana tersebut 50 persen untuk swakelola, tapi tidak boleh. Katanya dana tersebut untuk pondok bukan ruang kelas dan pondok terima kunci. “Itu bangunannya luas 3.5mx8m , belum kami fungsikan” jelasnya

IniBancak-an . ujar Ujan anggota Lsm. ” Kami akan terus unkap dugaan korupsi ini”.

Kami sudah kantongi beberapa nama yang terkait modus tersebut, untuk melanjutkan ke rana-hukum, tegas Ujan.
(Hendro/fauzan)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!