Bali, Rajawali News Online
Seorang wisatawan mancanegara (Wisman) asal Kroasia berinisial LH, 35, bikin geger pengguna Jalan Pratama, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada, Minggu (3/9) pagi.
Perempuan pemegang nomor paspor 21248xxx ini nekat berdiri bugil alias telanjang bulat di depan sebuah toko perhiasan. Atas ulahnya itu, petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Imigrasi Ngurah Rai langsung turun melakukan penindakan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan adanya wisatawan perempuan yang bugil itu terjadi pada, Minggu pagi pukul 10.00 Wita. Perempuan kelahiran 11 Juni 1988 ini berdiri tanpa sehelai benangpun di depan sebuah toko perhiasan di Jalan Pratama. Aksi wisatawan perempuan yang menginap di salah satu hotel di wilayah Tanjung Benoa itu pun bikin sejumlah pengguna jalan yang sedang melintas mengabadikannya melalui kamera ponsel
“Atas ulah wisatawan itu, masyarakat yang resah langsung melaporkan ke Kecamatan Kuta Selatan dan Satpol PP. Sehingga tim kami di BKO Kuta Selatan langsung turun ke lokasi,” ujar Suryanegara, Minggu siang. Dijelaskan Suryanegara, saat tim tiba di lokasi, wisatawan tersebut sudah diamankan oleh petugas keamanan dari hotelnya menginap.
Kemudian, tim langsung melakukan pemeriksaan identitas yang bersangkutan dan mencari tahu penyebab aksinya. Namun sayangnya, wisatawan itu enggan buka suara. Hal ini dikarenakan wisatawan tersebut hendak check out dari sana dan hendak pulang ke negaranya. “Kalau penyebabnya belum tahu. Karena wisatawan itu sudah diamankan pihak hotel dan hendak diantar ke Bandara Ngurah Rai. Tim kami bersama Imigrasi juga tidak mengetahui secara pasti aksinya,” jelas Suryanegara seraya mengakui kalau Camat Kuta Selatan, Ketut Gede Arta juga turun mendatangi lokasi kejadian Terpisah, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta tidak memungkiri adanya bule yang bugil dan meresahkan pengguna jalan. Ada 4 orang personel dari Satpol PP BKO Kutsel bersama Trantib Kecamatan yang ikut diterjunkan. Selain itu, dari Imigrasi Ngurah Rai juga terlibat dalam memeriksa identitas wisatawan itu. Dia juga mengaku kalau aksi wisatawan itu memang bikin heboh pengguna jalan di sana, karena berdiri dalam kondisi telanjang bulat.
“Atas aksinya itu, tentu mengundang perhatian para pengguna jalan dan masyarakat di sekitar sana. Makanya kita langsung turun melakukan atensi,” tegas Camat Gede Arta. Setibanya di lokasi, untungnya wisatawan itu sudah diamankan oleh sejumlah pihak agar tidak mengundang perhatian masyarakat. Tentunya, lanjut dia, penindakan terhadap wisatawan yang bugil itu diatensi oleh Imigrasi Ngurah Rai. Untuk Kecamatan sebatas untuk koordinasi karena menyangkut wilayah.
“Sudah di koordinasikan dengan Imigrasi. Jadi mereka yang menangani karena menyangkut orang asing,” tambahnya. Sementara, Kepala Seksi Informasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Ngurah Rai, I Putu Suhendra mengaku kalau dirinya belum mendapat laporan adanya penindakan terhadap wisatawan yang bugil itu. “Saya belum dapat informasinya. Nanti saya akan update kalau sudah ada laporannya. Apakah sudah pulang atau memang masih di Bali,” pungkasnya
***Tim Rajawali


