Selasa, April 28, 2026
spot_img

Disinyalir Proyek Rehab Tikus dan Bandit Milik Dinas Kesehatan Aman Dan Makmur

Disinyalir Proyek Rehab Tikus dan Bandit Milik Dinas Kesehatan Aman Dan Makmur

Kalimantan Barat -Ketapang || Media Rajawalinews.online

Pelaksanaan Paket Proyek milik Dinas Kesehatan (Dinkes) TA.2021 disinyalir Huwa-huwa. Indikasi Proyek Mubazir memenuhi unsur Target menghantam linggi keuangan APBD sumber keuangan Negara tidak tepat sasaran. Adanya indikator paket proyek Mark-Up, terendus adanya indikasi paket proyek yang di kelola Dinkes proyek berpotensi Korupsi Sistematis Berjema’ah. Pasalnya, Proyek Dinkes Rehabilitasi Sedang/Berat Puskesmas Pembantu Dusun Sindur Kecamatan Benua Kayong Kab.Ketapang Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Pelaksana CV.REGIUN dan Proyek Rehabilitasi Gedung Kantor Dinas Kesehatan di Kec. Delta Pawan Kab.Ketapang Kalbar yang di tempati saat ini di Jln. D.I. Panjaitan. Kantor Dinkes yang sudah bagus di bongkar dan di bangun tidak mengikuti petunjuk Disaen dalam kontrak. Temuan Tim Rajawalinews (RN) di lapangan ‘Pondasi yang di Cor dengan Manual, semen di aduk di atas aspal untuk pengecoran pondasi Gedung Dinkes, indikasi pondasi Proyek Rehabilitasi asal-asalan dalam pengecoran.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

RN Investigasi Kelapangan Selasa (16/11/21), temukan Proyek milik Dinkes Rehabilitasi Sedang/Berat Puskesmas Pembantu (Pustu) Dusun Sindur Kecamatan Benua Kayong dengan nomor kontrak : K/999/SDK-A.602/XI/2021, tongkat di ganti sebagian dan banyak memakai kayu Seken Alias Kayu Bekas serta menggunakan jenis kayu lokal/lempung, untuk pemasangan Gordeng bahan atas bangunan Pustu yang mana bahan tersebut mudah dan rawan di makan Kumbang serta rayap sehingga bangunan proyek Pustu asal-asalan dengan pengadaan bahan jenis bukan kayu pilihan, menyebabkan Proyek Rehabilitasi Pustu tak bermutu serta tak berkualitas, bangunan Proyek Mubajir.

Bangunan Proyek milik Dinas Kesehatan, etos koloborator agar lebih menghayati betapa jahatnya pelaku tindak korupsi dan dampak yang ditimbulkannya, korupsi ini patut kita renungkan, pelaku kejahatan Intelektual Korupsi Kelas Yahoot menggunakan Kekuasaan dalam Jabatan, terindikasi kuat Proyek Rehab dan Rehab lagi Milik Dinkes. Pemberantasan korupsi masih terus berlangsung, khususnya sejak era reformasi KPK (Komisi Pemberantas Korupsi) menjadi garda terdepan dalam upaya memberantas kejahatan yang merugikan Negara tersebut.

Modus korupsi di Kab. Ketapang Kalbar acap kali di promotori oknum pejabat yang terjerat kasus Korupsi, contohnya para pejabat daerah sering bermain di arena pengadaan barang dengan Mark-Up (menggelembungkan) harga dan mengubah spesifikasi barang. Modus itu mudah terlacak dan melibatkan banyak oknum pejabat daerah. Modus praktik oknum Pemerintahan Daerah menghantam Linggi keuangan Daerah dan Negara di Dinas Kesehatan bentuk Proyek Rehab Modus lain adalah memanfaatkan sisa dana tanpa pertanggungjawaban hingga memanipulasi aliran Keuangan APBD TA. 2021.

Terkesan tidak sesuai dengan peruntukan Proyek Rehab Dinas Kesehatan. Modus-modus itu sudah terbaca dan terlacak. Perilaku oknum pejabat atau kepala daerah tau atau pura-pura tidak tau, semoga saja terungkap aktor di balik layar semua proyek Rehab dan Rehab Milyaran Rupiah. Siapa yang harus bertanggung jawab, masyarakat miskin dan kecil menjadi Korban pelaku Korupsi di Daerah bentuk Keuangan Negara dalam pembangunan untuk kemakmuran masyarakat.

Ditegaskan ASRI aktivis putra daerah,” Bilamana ada temuan Proyek yang terkesan mubajir dan asal-asalan, kita bisa melaporkan kepada Penegak Hukum di Daerah maupun di Pusat, kita ini banyak aliran keuangan Negara tuk pembangunan, akan tetapi pelaksanaannya maupun fisik proyeknya terkesan terselubung dan Caruut Marut.

Tim RN Group mengkonfiramsi PPK dan Pengguna Anggaran (PA) Kepala Dinas Kesehatan RUSTAMI. Namun PPK’nya tidak bisa di konfirmasi selalu menghindar dan tertutup dengan Berjubal alasan, Rapat dan Metting Kecil. Sangat disayangkan acap kali sang aktor proyek rehab Kepala Dinkes dan PPK’nya Tidak bisa di konfirmasi dengan alasan rapat. Disinyalir indikasi Proyek Rehab Tikus dan Bandit Milik Dinas Kesehatan Aman dan Makmur, Keuangan negara lagi jadi Korban untuk kepentingan individu dan kelompok.*##(Yan)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!