Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img

‘’Bupati Ta Bertindak’’ Sungai Teluk Keluang Pesaguan Tercemar Limbah Merkuri Beracun

Kalimantan Barat Ketapang ‘’ Rajawalinews online’’

Aktivis putra Daerah Ketapang ‘’Ujang Yandi‘’ mengatakan dengan nada tegas kepada Rajawalinews (RN) Selasa (15/02/22), ikwal adanya pencemaran aliran sungai Teluk Keluang Dusun Panca Bakti Desa Pesaguan Kanan Kec. Matan Hilir Selatan (MHS) Kab.Ketapang Prov. Kalimantan Barat (Kalbar), akibat ulah para Cukong-cukong tambang ilegal yang nakal serta yang tidak bertanggungjawab sehingga aliran sepanjang sungai Teluk Keluang Pesaguan yang pada awalnya airnya bening dan putih bersih bisa di konsumsi, mandi dan cuci, namun sekarang tidak lagi, jangankan mau dimandikan atau buat dikonsumsi untuk cuci tangan dan kaki saja sudah gatal.‘’katanya Ujang Yandi.

Dok: Aliran Sungai Teluk Keluang tercemar sisa limbah Beracun tambang emas ilegal
Dok: Narasumber ” Ujang Yandi

Itulah akibat dan dampak dari air sungai Teluk Keluang Pesaguan yang tercemar, imbasnya limbah pertambangan emas illegal bermacam jenis tambang di atas aliran sungai disana, kami sebagai masyarakat kecil yang mendapatkan pahitnya, sedangkan manisnya diambil habis oleh para cukong tak bertanggungjawab.’’ Celetuknya Yandi lanjut.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Sebab banyak pertambangan emas di daerah tersebut, sehingga kondisi dan tingkat pencemaran sungai-sungai di Teluk Keluang sudah dikategorikan masuk stadium kelas berat, karena sarat dengan zat-zat beracun dan membahayakan bagi kehidupan makhluk hidup dan manusia yang hidup di sepanjang aliran sungai Teluk Keluang, akibat sisa limbah pengolahan tambang milik cukong-cukong yang nakal, mengatasnamakan para penambang manual, sedangkan kelas kakapnya menggunakan alat dan sarana otomatis tetap aman serta terkendali. Ada apa di balik ini? Akibat serta dampaknya lingkungan terkontraminasi limbah beracun dari sisa limbah tambang Emas illegal tersebut.

Dok: Tim LAKI ungkap Pencemaran Limbah pegolahan tambang Emas ilegal (PETI)

Pencemaran lingkungan terkait Pertambangan Tanpa Izin (Peti)/tambang Liar di wilayah tersebut sudah sangat meresahkan, sekarang aliran sungai Teluk Keluang tercemar zat-zat beracun seperti Mercury untuk penyatu emas yang di buang sembarangan ke aliran sungai Teluk Keluang sehingga air sungai berubah menjadi kopi susu/coklat. Oknum pelaku penambangan dari luar Daerah Ketapang, semua adalah para penambang kelas kakap dari luar, mereka berani jelas dan so pasti ada yang membeckingi atau yang Ngebeckup dalam aktivitasnya, tak mungkin mereka berani kalau tidak ada becking dari oknum aparat hukum yang nakal dan zalim.

Dia mengungkapkan, agar aparat penegak hukum menindak lanjuti, terutama Bapak Kapolres Ketapang, Bapak Kapolda Kalbar, Pak Gubernur serta Pak Bupati untuk melakukan pencegahan serta mengambil tindakan atas pelaku pertambangan liar yang merusak lingkungan dan hanya untuk memenuhi kepentingan pribadi serta kelompoknya. ABRI atau TNI juga harus ikut mengawal penindakan terhadap pencemaran lingkungan ini, TNI (Tentara Nasional Indonesia) menjaga NKRI luar dan dalam termasuk menindak perusak lingkungan.”timpalnya Ujang Yandi.

Semoga saja Dinas Perkim-LH dan aparat terkait bisa mengambil tindakan yang berguna bagi lingkungan serta berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak, bukan berpihak untuk kepentingan siapa yang bayar, semoga terungkap terang benerang siapa aktor dan intelektual bos cukong PETI di perhuluan sungai Teluk Keluang Pesaguan Ketapang.*##(Yan)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!