Selasa, April 28, 2026
spot_img

BANYAK KASUS KORUPSI DI ACEH TIDAK TERSELESAIKAN

Aceh, Rajawali News Online

Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, mengatakan bahwa kasus korupsi di Aceh seperti gunung es, di mana hanya sebagian kecil yang muncul ke permukaan.

“Kita yakin bahwa banyak sekali kasus yang tidak terselesaikan bahkan tidak masuk pada tahap tersangka,” kata Alfian di Banda Aceh, Jumat 5 Januari 2024. 

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Alfian mencontohkan kasus korupsi beasiswa dana aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan pengadaan wastafel saat pandemi Covid-19. Menurut Alfian, kedua kasus tersebut sudah jelas aktornya, yaitu orang-orang yang berpengaruh terhadap politik, kekuasaan, dan modal.

“Kami sudah mengidentifikasi dan kami rasa penyidik sudah tahu siapa aktor yang bermain di belakang,” tambahnya.

Alfian mengatakan bahwa potensi kongkalikong akan semakin besar jika kasus tersebut tidak segera diselesaikan. Menurutnya, publik sudah menduga bahwa kasus tersebut dimainkan oleh pihak-pihak tertentu.

“Saya pikir selama Polda tidak mau menyelesaikan kasus ini, wajar publik menduga sudah dimainkan kasus ini,” ungkap Alfian.

Alfian juga meminta agar aparat penegak hukum (APH) di Aceh lebih transparan dan akuntabel dalam menangani kasus korupsi. Menurutnya, hal tersebut penting untuk membangun kepercayaan publik.

“Sekarang ini, kasus korupsi yang muncul di kalangan publik saja. Makanya akuntabilitas dan transparansi kinerja APH di Aceh menjadi lebih penting,” tutup Alfian. 

Ali Sopyan

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!