Senin, April 20, 2026
spot_img

Ketum Sniper : “Pelayanan Publik Pemkab Bekasi Jalan Di Tempat”

Ketum Sniper : “Pelayanan Publik Pemkab Bekasi Jalan Di Tempat”

Kabupaten Bekasi || Media Rajawalinews.online

Terkait Pelayanan Publik di Kabupaten Bekasi yang tidak optimal dan jalan di tempat mendapat sorotan dan kritik sari salah satu tokoh masyarakat Gunawan yang lebih lebih akrab di sapa Kang Gun atau Mbah Gun.

Dalam wawancara dan diskusi dengan awak media di kediamannya Minggu 29/08/2021.
Menurut Kang Gun, ”
Apa itu Pelayanan Publik?

“jika mengacu ke Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik, dalam hal ini Penyedia nya adalah Pemkab Bekasi, Persoalan yang yang terjadi di unsur birokrasi Pemkab itu sendiri sehingga pelayanan publik saat ini jalan di tempat, Karena maju nya suatu daerah adalah terbangunnya insfratuktur jalan yang baik dan terkoneksi antar daerah, antar Kabupaten, Kecamatan dan bahkan antar Desa, dan dengan tidak menyapmpingkan pelayanan publik lainnya , seperti pelayanan membuat KTP , perizinan dan lain lain.

Menurut nya, pelayanan publik berawal dari insfratuktur jalan, yang salah satu nya menjadi indikator majunya suatu daerah, kalau kualitas insfratuktur jalannya ” kurang bagus” tidak akan tercipta kemajuan di daerah tersebut baik masyarakatnya maupun pembangunannya.

“Semua itu karena faktor dari pejabatnya Itu sendiri yang tidak mempunyai komitmen membangun daerah, dan di mulainya dari penempatan jabatan yang terindikasi berbau transaksional yang saya katakan bagaikan kentut, tercium baunya , tapi fakta nya tidak terlihat, singgung Gunawan.

Lanjut Kang Gun, ” PJ Bupati Bekasi H.Dani Ramdan harus bisa memanfaatkan waktu untuk melakukan perbaikan penataan birokrasi Di Pemkab Bekasi, yang saat ini pelayanan publik yang buruk dari tahun ketahun di kabupaten Bekasi.
“Pj Bupati Bekasi H.Dani Ramdan harus mampu menempatkan pegawai yang menduduki Pejabat eselon nanti sesuai dengan kompetensinya, trek record nya, daftar urutan kepangkatannya, dan yang penting penting jangan sampai ada transaksional dan harus di hilangkan karena buruknya pelayanan publik di kabupaten Bekasi berawal dari penempatan pejabatnya dengan adanya transaksional sehingga yang menjadi kopetensi, trek recordnya di kesampingkan dan ini lah Kita lihat pelayanan publik dan pembangunan dari tahun ke tahun jalan di tempat, ujar Gunawan.

” Terkait rotasi dan mutasi penempatan jabatan yang tidak sesuai kompetensinya dan bidangnya, Mbah Gun mengatakan, mutasi dan rotasi yang sudah di lakukan Pemimpin sebelumnya harus jadi evaluasi, jika dalam kajian dan analisa di temukan pejabat yang menduduki posisi jabatan sekarang yang tidak sesuai dengan kompetensinya, kemampuannya,dan disiplin ilmu yang di dapat,lebih baik di kembalikan di posisi semula dan yang kosong di isi dengan pejabat yang sesuai dengan kompetensinya, imbuh nya.

“Untuk menuju ke arah yang lebih baik saat ini harus di lakukan rotasi mutasi penempatan yang sesuai karena menurut saya,” bahasa saya prontalnya saya sebut Revolasi Birokrasi bukan lagi reformasi birokrasi karena saya menilai birokrasi di Kabupaten Bekasi sudah “akut” sehingga para pejabat yang duduk saat ini tidak memiliki komitmen ke Bekasian dan melayani masyarakat Kabupaten Bekasi, tapi mereka memikirkan bagaimana uang mereka kembali saat membayar dalam rotasi dan mutasi tersebut sindir Mbah Gun.

‘Dan saya yakin, PJ.Bupati H.Dani Ramdani bisa melakukan hal tersebut dalam hal ini refomasi Birokrasi karena saya tau trek recordnya, untuk memperbaiki Kabupaten Bekasi khusus nya dalam pelayanan publik yang berawal dari penempatan pejabat pejabat yang sesuai dengan kompetensinya.

Masih kata kang Gun , “Miris..tidak maksimalnya Pemkab Bekasi dalam melaksanakan program yang sudah di Perbup kan, salah satu nya Perbup tentang peluang dan kesempatan kerja, , yang sudah ada tidak bisa di maksimalkan oleh Disnaker kabupaten Bekasi yang harus di genjot. Lalu pembangunan insfratuktur jalan yang saat ini masih berkutat membangun banyaknya ruas jalan bukan bagaimana membangun kualitas jalan, karena kualitas jalan penting klo dua tahun rusak lagi kan jadi problem,ungkap Kang Gun.
“Dan Pariwisata yang kurang di perhatikan saat ini, jangankan Pariwisata punya pemerintah, yang di bangun oleh masyarakat saja tidak di perhatikan,padahal banyak yang bisa di bangun untuk potensi pariwisata seperti situ situ, pantai, tetapi Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi tidak mempunyai inovasi,cetusnya.

“Harapan saya selaku warga kabupaten Bekasi, “Kepada PJ.Bupati Bekasi segera di lakukannya rotasi mutasi agar pelayanan publik dapat berjalan maksimal, pemulihan ekonomi berjalan dan penanganan pandemi corona di Kabupaten Bekasi berjalan maksimal, pungkas Mbah Gun yang juga Ketua Umum LSM Sniper.( Red)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!