Kamis, September 3, 2026
spot_img

Pisah Sambut Camat Sukarame, Fadly Beri Pesan Khusus untuk Muhammad Eriardi

 

Palembang – RajawaliNews.online

Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai kegiatan Pembinaan RT/RW sekaligus pisah sambut Camat Sukarame di Aula Kantor Kecamatan Sukarame, Rabu (2/9/2026).

Iklan Sponsor

Momen tersebut menjadi penanda berlanjutnya estafet kepemimpinan di Kecamatan Sukarame. Muhamad Fadly, S.STP., M.AP., yang sebelumnya menjabat Camat Sukarame dan kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang, menyerahkan tongkat estafet kepada Plt Camat Sukarame Muhammad Eriardi, S.IP., M.M.

Kegiatan turut dihadiri Muhamad Fadly bersama istri, Muhammad Eriardi, para lurah se-Kecamatan Sukarame, ketua RT/RW, serta jajaran dan staf Kecamatan Sukarame.

Dalam kesempatan tersebut, Muhamad Fadly mengaku memiliki banyak kesan selama memimpin Kecamatan Sukarame. Kebersamaan dengan para ketua RT, RW dan masyarakat menjadi salah satu hal yang paling membekas baginya.

“Yang pastinya kesannya banyak. Namanya kesan pasti banyak, ya. Dari para ketua RT, ketua RW, mengurusi warga yang lumayan banyak, sekitar 141 ribu orang. Susah-susah gampang,” ujar Fadly.

Meski telah berpindah tugas, Fadly tidak serta-merta melepas perhatian terhadap wilayah yang pernah dipimpinnya. Ia menitipkan sejumlah pekerjaan rumah kepada Muhammad Eriardi, terutama persoalan kebakaran lahan yang belakangan menjadi perhatian di tengah kondisi musim kemarau.

“PR yang terdekat adalah terkait masalah kebakaran, kebakaran lahan. Itu yang paling utama saat sekarang karena lagi musim kebakaran. Mudah-mudahan Camat Sukarame bisa mencegah kebakaran itu,” katanya.

Selain persoalan kebakaran lahan, Fadly juga mengingatkan pentingnya persiapan menghadapi musim hujan. Salah satu pekerjaan yang perlu mendapat perhatian adalah kondisi gorong-gorong di kawasan Kebun Daging yang dinilai masih perlu diperlebar.

Menurutnya, persoalan tersebut sebelumnya juga telah mendapat atensi dari Penjabat Wali Kota Palembang. Karena itu, ia berharap upaya pembenahan dapat dilanjutkan sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi potensi genangan maupun banjir.

“Yang kedua persiapan untuk nantinya musim hujan. Terutama gorong-gorong di Kebun Daging itu belum diperluas. Mudah-mudahan nanti bisa dilebarkan dan diperluas karena sudah menjadi atensi Pak Pj Wali Kota,” jelasnya.

Sementara itu, setelah dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala DPMPTSP Kota Palembang, Fadly menegaskan komitmennya untuk mendorong pelayanan publik yang semakin cepat dan tepat.

Ia menyebut digitalisasi menjadi salah satu fokus yang akan terus dimaksimalkan. Meski sebagian layanan telah tersedia secara daring, menurutnya masih ada layanan yang belum sepenuhnya dapat dilakukan secara online.

“Ke depan pelayanan yang berada di Kota Palembang, khususnya di Dinas PTSP, harus cepat dan tepat. Jangan sampai ada yang terlambat ataupun kita memperlambat. Kita akan sama-sama memaksimalkan pelayanan online,” tegasnya.

Di sisi lain, Muhammad Eriardi mengaku mulai merasakan padatnya aktivitas setelah sekitar satu minggu dipercaya sebagai Plt Camat Sukarame. Dengan nada bercanda, ia menyebut ritme kerja membuat dirinya datang lebih pagi dan pulang lebih malam.

“Setelah satu minggu baru terasa iwaknya. Kalau ditanya sama istri, balik lebih malam, datang lebih pagi,” ucap Eriardi sembari tertawa.

Padatnya agenda di Kecamatan Sukarame, lanjut Eriardi, membuat dirinya harus langsung beradaptasi. Mulai dari kegiatan masyarakat, rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI hingga kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi yang berlangsung sepanjang bulan.

“Dari subuh sudah ada kegiatan. Ada jalan santai, kegiatan 17-an, langsung ke kegiatan-kegiatan lain. Nah, ini Maulid Nabi. Satu bulan musim Maulid Nabi ini, tiap malam. Pak Wali juga hadir terus di Kecamatan Sukarame, jadi kita harus siap mendampingi,” katanya.

Eriardi pun memastikan sejumlah pesan yang disampaikan Fadly akan menjadi perhatian dalam menjalankan tugasnya. Salah satunya adalah meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran lahan.

Ia mengatakan laporan mengenai kebakaran hampir setiap hari diterima melalui komunikasi internal. Meski banyak kejadian berada di wilayah Banyuasin, Kecamatan Sukarame tetap harus waspada karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Banyuasin.

“Kalau misalnya ada yang menyambar ke Kota Palembang, kita harus langsung cepat tanggap,” ujarnya.

Selain kebakaran lahan, persoalan kekeringan juga menjadi perhatian. Sejumlah RT di Kecamatan Sukarame sempat mengalami kesulitan air bersih dan telah mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Palembang melalui distribusi air bersih menggunakan mobil tangki PDAM.

Ke depan, Eriardi menegaskan kesiapan menghadapi musim hujan juga menjadi agenda penting. Menurutnya, waktu menuju musim hujan perlu dimanfaatkan untuk melakukan persiapan sejak dini agar berbagai potensi persoalan di wilayah dapat diminimalkan.

“Paling satu bulan, dua bulan, tiga bulan lagi musim berikutnya, musim hujan menanti. Nah, itu juga jadi PR,” pungkasnya.

(Harto)

Iklan Sponsor
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Iklan Sponsor
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!