Kamis, Juni 11, 2026
spot_img

LSM KCBI: Periksa & Tangkap Pemilik Surat Jalan LKA & TOBABA, Seragam TNI Diduga Tameng Rampok Miliaran Rupiah/Bulan

MUARA ENIM Rajawali News– LSM KCBI membongkar borok besar di Muara Enim. Oknum Pasi Intel TNI diduga menjadi bos setoran tambang ilegal, sementara 6 stopail batu bara liar di Muara Enim beroperasi bebas tanpa IUP. “Ini pengkhianatan. Seragam dipakai ngawal rampok, stopail jadi brankas bandar. Negara dirampok, rakyat Muara Enim jadi korban,” tegas Ketua Umum LSM KCBI, Joel Barus. Sbl.

Skema kejahatan berjalan sistematis. Muhamad Nas dari Mabes TNI diduga jadi “payung hukum” dengan Surat Jalan LKA. Muhamad Ayub, Pasi Intel Batalyon 141, diduga otak pelaku yang memasang tarif setoran di pos TNI. Uang miliaran rupiah setiap bulan diduga mengalir ke kantong pribadi dari hasil pungutan mobil dan alat berat penambang. Danton Sedek dikoordinir langsung untuk narik setoran. Pa Putra di Lahat diduga jadi penghubung lapangan. Solar Subsidi Rakyat juga diduga dijual Ayub bersama Pak Sodek dari TNI Kompi Bantuan Karang Asam. Surat Jalan TOBABA dikuasai Pak Hanip yang membawa-bawa nama Korem 043/Garuda Hitam untuk menakut-nakuti warga dan aparat.

Di hilir, Joel Barus. Sbl memimpin sidak dan menemukan 6 sarang Stopail Ilegal di Kec. Tanjung Agung & Lawang Kidul: Maju Lanjar di Desa Tanjung Lalang, RBA di Keban Agung, Tanjung Agung di Tanjung Agung, Padurakse di Padurakse, serta Tebing Batu dan Kandang Ayam di Desa Penyandingan. “Nol IUP, Nol Dokumen. Truk Hilir Mudik 24 Jam, Tonase Over, Royalti-Pajak disunat. Jalan Desa Hancur, Debu Batubara masuk Paru-Paru Warga, tebing siap longsor,” serunya.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

LSM KCBI menilai ini pelanggaran telak UU Minerba dan UU LLAJ dengan kerugian negara diduga Triliunan Rupiah. Rakyat Muara Enim dirampas Tiga Kali: SDA-nya dicuri, pajaknya disunat, lingkungannya dihancurkan. “Warga sengsara, negara dirampok, bandar pesta pora pakai seragam dan Stopail Ilegal,” tegas Joel Barus. Sbl.

LSM KCBI menuntut aparat 24 jam ke depan. Panglima TNI, Pom TNI, dan Kodam II/Sriwijaya wajib bentuk Tim Gabungan, pecat serta adili oknum tanpa tebang pilih. *Periksa dan tangkap Muhamad Nas pemilik Surat Jalan LKA dan Pak Hanip penguasa Surat Jalan TOBABA.* KLHK, Polda Sumsel, Kementerian ESDM, dan Pemkab Muara Enim harus segel 6 Stopail hari ini, Sita Aset, Tangkap Bandar dan Bekingnya. Stop Kriminalisasi Sopir. “Data setoran, rekaman, kronologi Surat Jalan TOBABA, titik GPS 6 Stopail sudah kami Pegang. Kalau aparat tutup mata, kami bawa ke DPR RI dan Publik. Ini harga mati. Tangkap bandarnya, bukan kambing hitamnya,” tutup Joel Barus. Sbl.

(red)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!