Senin, Mei 25, 2026
spot_img

KCBI : Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Jalan Desa Cariu Rp668 Juta Diminta Diaudit Inspektorat

BOGOR – Proyek pembangunan pelebaran jalan desa di Kampung Tegal Salam dan Tegal Batu, Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan masyarakat. Pekerjaan yang bersumber dari anggaran sebesar Rp668.480.000 pada tahun anggaran 2025 itu diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi yang tercantum dalam papan informasi kegiatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan, pekerjaan pelebaran jalan tersebut diduga tidak sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan dalam perencanaan.
Pada papan informasi kegiatan tertulis bahwa proyek tersebut memiliki spesifikasi panjang 2.500 meter dengan lebar masing-masing 1 meter di sisi kiri dan kanan jalan, serta ketebalan atau tinggi 0,15 meter. Namun menurut warga, realisasi pekerjaan di lapangan diduga tidak memenuhi ukuran tersebut.
“Kalau dilihat di papan kegiatan memang tertulis lebarnya satu meter kiri kanan, tapi kenyataannya di lapangan diduga tidak sampai segitu. Ketebalannya juga diduga tidak sesuai,” ujar warga tersebut kepada awak media, Senin (9/3/2026).
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait penggunaan anggaran proyek yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Sejumlah warga bahkan menduga adanya potensi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI), Sandi, meminta agar pihak terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut guna memastikan transparansi penggunaan anggaran.
“Ini menyangkut uang negara yang bersumber dari dana publik. Jika benar pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam papan kegiatan, maka hal ini perlu menjadi perhatian serius dan harus dilakukan pemeriksaan oleh instansi berwenang,” ujar Sandi.
Ia juga mendorong Inspektorat Kabupaten Bogor serta aparat penegak hukum untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan tidak terjadi dugaan penyimpangan anggaran dalam pembangunan desa.
“Kami berharap ada pemeriksaan secara objektif dan transparan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, tentu harus ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Cariu belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian pekerjaan tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pemerintah desa maupun pihak pelaksana kegiatan guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut.
Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur desa dapat dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta sesuai spesifikasi teknis agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga.

(Am)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!