Ogan ilir Sumsel
Media Raja Wali News
Tim Pemburu Fakta Tipikor
Jum at 2 Januari 2026
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Ogan Ilir dari Fraksi Partai NasDem, Basri M Zahri, menyoroti aktivitas PT Gembala Sriwijaya yang diduga telah merusak akses jalan alternatif Lingkar Indralaya, tepatnya di wilayah Kecamatan Indralaya.
Basri menyayangkan tindakan tersebut karena diduga menyebabkan terputusnya akses jalan yang selama ini digunakan masyarakat sebagai jalur alternatif.
“Dengan adanya aktivitas PT Gembala Sriwijaya yang membuat parit air, sehingga menyebabkan putusnya akses jalan alternatif Lingkar Indralaya,” ungkap Basri, Sabtu (3/1/2026).
Ia mengungkapkan, informasi awal mengenai dugaan kerusakan jalan tersebut diketahuinya melalui media sosial. Menindaklanjuti hal itu, Komisi II DPRD Ogan Ilir berencana memanggil pihak PT Gembala Sriwijaya untuk meminta klarifikasi serta memastikan kebenaran kondisi di lapangan.Kami akan memanggil pihak PT Gembala Sriwijaya untuk mengetahui dan mempertanyakan kebenaran informasi tersebut,” tegasnya.
Basri juga menyinggung status Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan tersebut yang disebut-sebut telah berakhir. Menurutnya, jika benar HGU telah habis dan masih dilakukan aktivitas yang berdampak pada fasilitas umum, maka hal itu harus menjadi perhatian serius.
“Kalau sekiranya benar ada kesalahan yang dilakukan PT Gembala, apalagi mengingat HGU PT tersebut informasinya sudah habis, tentu harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum,” katanya.
Lebih lanjut, Basri menjelaskan persoalan ini akan diteruskan kepada Komisi III DPRD Kabupaten Ogan Ilir untuk dibahas bersama unsur pimpinan DPRD guna menentukan langkah lanjutan.
“Komisi III akan meneruskan persoalan ini kepada unsur pimpinan DPRD untuk tindakan lebih lanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Indralaya Utara, Syaiful Anwar, membenarkan adanya penggalian di lokasi jalan alternatif tersebut. Ia menyatakan pihak kecamatan telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan bersama Lurah Timbangan.
“Berdasarkan pengecekan kami bersama Lurah Timbangan ke lapangan, memang terdapat penggalian di jalan tersebut. Kami sudah menyampaikan laporan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum, karena data dan status jalan itu ada di Dinas PU,
Jurnarlis : Suparman
rd suparman@gmail.com


