Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img

MENGERIKAN! GEDUNG SERBAGUNA KARANG BAHAGIA DIBIARKAN HANCUR PELAN-PELAN — SEPERTI “BANGUNAN MATI” DI TENGAH KANTOR KECAMATAN

Kabupaten Bekasi — Fasilitas publik yang seharusnya menjadi pusat aktivitas warga Karang Bahagia kini berubah menjadi monumen kemalasan dan pembiaran. Gedung Serbaguna di halaman Kantor Kecamatan Karang Bahagia tampak kusam, kumuh, rusak, dan memalukan, seolah tidak pernah menjadi prioritas pemerintah setempat.

Tim Rajawali News Group yang turun ke lokasi pada Kamis (04/12/2025) mendapati fakta yang lebih parah dari sekadar tidak terawat. Gedung ini seperti ditinggalkan tanpa tanggung jawab, berdiri bagai bangunan mati di tengah lingkungan pemerintahan.

Retak, Rusak, Rapuh — Bangunan yang “Dibiarkan Mati Berdiri”

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Retakan menganga di dinding. Atap mengalami kerusakan berat. Salah satu pintu samping bahkan nyaris copot, berdiri miring seperti hendak jatuh kapan saja.

Di luar gedung, pemandangannya makin menghentak: rumput liar tumbuh setinggi betis hingga hampir menutupi pagar kantor kecamatan. Kondisi ini membuat fasilitas publik tersebut tampak lebih mirip gedung terbengkalai daripada aset pemerintah.

Warga Geram: “Jangankan Serbaguna, Dipandang Pun Nyesek!”

Kekecewaan warga semakin memuncak. Banyak yang menilai gedung ini bukan lagi serbaguna, tapi “tidak berguna”.

Jaelani alias Jay (30), warga Karang Rahayu, menyampaikan kekesalan yang tak bisa lagi ditahan.

> “Gedung itu sudah kayak bangunan ditinggalkan. Kumuh, nggak terurus, bikin malu. Padahal itu kebanggaan warga dulu,” ujarnya dengan nada geram.

 

Jay menegaskan, pemerintah setempat tidak boleh pura-pura tidak lihat.

> “Kalau pemerintah diam saja, ya ini hancur total. Renovasi harus segera, jangan tunggu roboh.”

 

Sinta Bela (30) bahkan lebih keras. Ia menggambarkan gedung tersebut sebagai simbol pembiaran.

> “Itu gedung ibarat sejarah yang sengaja dibuang. Besar, megah, tapi dibiarkan rusak. Malu punya aset seperti itu,” tegasnya.

 

Sinta menyampaikan tuntutan jelas:

> “Kami warga Karang Bahagia menunggu tindakan nyata, bukan janji kosong.”

 

Pemerintah Kecamatan Disorot: Di Mana Pengawasan?

Kerusakan separah ini tentu tidak terjadi dalam semalam. Warga mempertanyakan bagaimana sebuah bangunan milik pemerintah yang berada tepat di halaman kantor kecamatan bisa rusak sejauh ini tanpa penanganan.

Rajawali News Group menegaskan: pengelolaan aset daerah tidak boleh hanya manis di laporan, tetapi luluh lantak di lapangan.

Kami akan terus mengawal persoalan ini dan memastikan publik mendapatkan jawaban:
Siapa yang membiarkan gedung ini hancur? Dan kapan pemerintah akan bergerak?

(Y)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!