Minggu, April 19, 2026
spot_img

Menguatkan Pilar Spiritual: Baznas Kuningan Salurkan Rp 540 Juta untuk Ribuan Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan

KUNINGAN – RAJAWALI NEWS. ONLINE, – Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pendidikan keagamaan dan pemberdayaan sosial, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan menyalurkan bantuan stimulan senilai Rp 540 juta kepada 1.544 penerima manfaat, Rabu (21/5/2025).

Bantuan diberikan kepada para guru ngaji, pengajar Madrasah Diniyah, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Raudhatul Athfal (RA), serta takmir masjid di 32 kecamatan se-Kabupaten Kuningan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan kepada perwakilan dari lima kecamatan.

Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, M.M., menyampaikan bahwa dana tersebut merupakan hasil penghimpunan zakat tahun 2025.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyalurkan Rp 540 juta kepada 1.544 penerima manfaat. Penyaluran secara menyeluruh akan dilakukan serentak di seluruh kecamatan,” ujarnya.

Ia juga memaparkan kinerja Baznas tahun 2024, yang berhasil menghimpun dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan sebesar Rp 7,624 miliar, dengan penyaluran mencapai Rp 6,011 miliar kepada 5.820 mustahik melalui lima program utama: kemanusiaan, kepedulian, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi langkah Baznas yang dinilainya tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memperkuat fondasi spiritual masyarakat.

“Ini bukan sekadar bantuan uang, tetapi jembatan yang menghubungkan masa kini dan masa depan. Para guru ngaji dan pengajar keagamaan adalah garda terdepan dalam menjaga akhlak generasi muda di tengah derasnya arus teknologi dan degradasi moral,” ungkapnya.

Bupati juga mengumumkan peluncuran program “Ngaji Diri, Nyaah Ka Guru Ngaji, Produk Pesantren” dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1 miliar. Program ini menyasar 1.000 guru ngaji kampung sebagai bentuk sinergi dengan program Baznas dan upaya konkret pemberdayaan.
Namun demikian, Ketua Baznas Kuningan menyoroti kontribusi zakat dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru mencapai 43% dari potensi sebesar Rp 11 miliar. Bupati menegaskan pentingnya meningkatkan kesadaran ASN dalam berzakat melalui Baznas.

“Saya optimis, jika seluruh ASN yang berjumlah 12.800 orang menunaikan zakat secara rutin, kemiskinan di Kuningan akan dapat ditekan secara signifikan,” ujarnya.

Wakil Ketua II Baznas Provinsi Jawa Barat, KH. Ali Kosim, turut mengapresiasi sinergi antara Baznas Kuningan, pemerintah daerah, dan berbagai pihak. Ia menyoroti program “Ternaknesia” di Desa Sayana sebagai contoh kolaborasi sukses, serta mengumumkan rencana program lumbung pangan berbasis penanaman pisang sebagai bagian dari pemberdayaan berkelanjutan.

“Baznas selalu berpegang pada prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga setiap program sejalan dengan arah pembangunan nasional,” tegasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan oleh Bupati Kuningan didampingi jajaran Baznas kepada para perwakilan penerima manfaat, disaksikan oleh tokoh agama dan unsur masyarakat setempat. (Moris)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!