Purwakarta, Rajawali News
Lanjutan berita sebelumnya diduga kuat pekerjaan pengaspalan desa penyindangan masuk kantong kades dan Kroninya.
Alhasil,dalam wawancara terhadap warga yang minta di sembunyikan namanya.
Menurut keterangan warga bahwa pengaspalan tersebut tidak sesuai dengan Spek atau R.A.B karena di atasnya bukan abu batu atau beskos melainkan pasir kuning akhirnya mengaspal rapuh dalam aspalnya juga palung satu 1cm tebalnya ucap warga.
Lanjutnya,warga yang tidak mau di sebutkan namanya dan tidak mau di short dalam video ini,bahwa setiap proyek atau pembangunan di desa penyindangan kecamatan sukatani semuanya di pegang oleh Agus anak kades dan segala sesuatunya dia yang atur dari mulai proyek Dana Desa,Proyek Banprov,Bumdes semuanya dia pegang.
Hal ini,kami sebagai masyarakatnya,heran kepala desa di setir dan di atur sama anaknya.
Coba kita lihat aja pembangunan dana desa tahap 3,drainase…berapa panjangnya..dan sisa anggarannya ungkap warga
Sementara,di bantahkan oleh abdul karim kepala desa penyindangan ada proyek drainase tersebut.
hal ini menjadi polimik belum lagi pengaspalan yang baru seumur jagung sudah rusak,makanya bagaimana penyindangan mau bagus dalam pelaksanaan pekerjaan,dan juga tidak matang dalam progres tersebut di desa penyindangan diduga banyak kejanggalan di penyindangan ini tegasnya warga
Selain itu,awak meninggalkan desa penyindangan 8/01/2024 dan tidak lama abdul karim kepala desa penyindangan mengejar awak media di minta stop,akhirnya abdul karim mengeluarkan amplop dan terus memaksa awak media ini,untuk menerimanya,
Hal tersebut,di akui benar anaknya yang mengolah tiap anggaran tersebut.
Awak media ini,terus menolak yang di sodorkan kades penyindangan dan pamit untuk pergi.(tem rajawali news)


