Rabu, April 29, 2026
spot_img

KLARIFIKASI DIREKTUR RSUD AGOESDJAM KETAPANG: SELALU SIAP SIAGA MELAYANI

Ketapang Kalimantan Barat “Rajawalinews.online”

Dr. Feria Kowira,MM Direktur RSUD dr Agoesdjam Ketapang mengklarifikasi berita online dan video yang beredar di medsos soal oknum dokter IGD RSUD Agoesdjam Ketapang yang memberikan penolakan terhadap pasien atas nama Dewi Safitri, warga Desa Gunung Sembilang Kecamatan Sukadana-KKU Kalimantan Barat untuk di rawat inap pada hari Selasa (25/04/23) sekitar jam 12:00 wib.

Menurut pihak RSUD Agoesdjam dan berdasarkan surat rujuk dari RS Sultan Muhammad Jamaluddin 1, rujukan tersebut ditujukan ke Poli Saraf yang akan di tangani langsung oleh dokter ahli saraf atau pasien rawat jalan jelas Direktur RSUD dr Agoesdjam ibu Dr. Feria Kowira, MM. Saat pasien ditangani di IGD sudah di tangani dan di beri pengobatan .

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Lanjut dijelaskan Direktur RSUD Agoesdjam,” Setelah mendengar kejadian ini, kami dari pihak RSUD Agoesdjam Ketapang melakukan komunikasi pasien dan keluarga langsung untuk di bawa rumah sakit, keluarga nya yang berada di jalan Sepakat GG. Ibrahim untuk di bawa ke Poli, sebelum pasien ke rsud,bagian administrasi sudah menyelesaikan semua admitrasi pendaftaran, karena Poli Saraf tutup oleh sebab dokter yang ada sedang cuti, maka kita ubah kembali surat rujukannya dan tertuju ke Poli Dalam secara online.

Sesampainya di RSUD Agoesdjam Ketapang di bantu oleh pimpinan rsud dr Feria Kowira.MM.. Pasien atas nama Dewi Sapitri langsung ditangani oleh dr. Heru Prabowo di bagian Poli Dalam, Sp.,PD.

Dr. Heru Prabowo, Sp.,PD melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pasien, dilakukan CT Scan dan di berikan obat obatan

Pihak rumah sakit menyarankan pasien untuk di rawat inap, namun pasien malah menolak dengan tegas tidak mau di rawat inap dan pasien mengatakan dia yang bertanggungjawab atas keputusannya tersebut. Namun pihak rumah sakit tetap berusaha memberikan pelayanan sesuai keluhan pasien . Tapi pasien tetap teguh dengan pendiriannya tidak mau di rawat inap dengan berbagai alasan dan meminta untuk diberikan obat yang paling bagus saja.

Kami dari pihak RSUD Agoesdjam Ketapang juga tidak bisa memaksakan pasien, akhirnya keluarga pasien (ibu) menandatangani berita acara (BA) penolakan untuk di rawat inap, dan perlu diketahui khalayak ramai, disini Rsud selalu memberikan terbaik untuk masyarakat bukan menyakiti orang, jangan karena Nila setitik rusak susu Sebelanga. saya sebagai Direktur RSUD Agoesdjam yakin pelayanan dokter yang bertugas sudah sesuai prosedur, semua itu hanya salah paham semata, pasien tetap di layani dengan baik di igd. Kami harap masyarakat lebih Arif dan pintar dalam memilah pemberitaan yang ada untuk dikonsumsi, saya rasa cukup segitu aj, terimakasih, “ungkap Direktur RSUD Agoesdjam Ketapang Dokter Feria Kowira, MM.

Saat pasien dan keluarganya diantar pulang atas permintaannya, Direktur RSUD Agoesdjam Ketapang ibu Feria mengatakan kepada keluarga pasien untuk membujuk si pasien agar mau di rawat inap, apabila pasien setuju silakan langsung dibawa ke RSUD Agoesdjam Ketapang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut, dan pasti kami layani dengan baik dengan memberikan obat obatan dan lain sebagainya,” ucap Direktur RSUD Agoesdjam Ketapang Dr. Feria Kowira, MM.

*##(tim Rajawali.002)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!