Ketapang Kalimantan Barat “Rajawalinews.online”
Pihak CV. Arta Banyu Alam mengklarifikasi pemberitaan yg telah terbit di media Rajawalinews (RN) dengan judul ” LAKI: Proyek Pembangunan SPAM Desa Sei. Melayu Mencurigakan “
Pihak CV. Arta Banyu Alam mengatakan kepada tim RN, Senin (13/02/23),” Di sini saya selaku pelaksana dari CV. Arta Banyu Alam melakukan klarifikasi untuk meluruskan kesalahpahaman dalam pemberitaan yang terbit di media Rajawalinews, semua ini hanyalah miskomunikasi antara pihak kami dengan pak Jumadi sebagai narasumber, sekarang semuanya sudah clear.
Masalah KWH listrik itu benar belum dipasang namun kesalahan bukan pada kami, kami punya bukti sudah membayar pemasangan KWH tersebut. Tadi pagi saya juga sudah berkomunikasi dengan pihak penyedia dan dikatakannya materialnya sudah masuk dan dalam Minggu2 ini akan dilakukan pemasangan.” jelas pihak CV. Arta Banyu Alam.
Lanjut dijelaskan CV. Arta Banyu Alam pada RN,” Untuk pekerjaan Pembangunan SPAM Bukan Jaringan Perpipaan Komunai Desa Sei. Melayu Kec. Sei. Melayu Rayak dengan nomor kontrak: 447.L/PPK/DAK-SPAM/DPUTR-C/2022 tertanggal 8 Juni 2022 bersumber dana DAK SPAM Kab. Ketapang TA. 2022 sebesar Rp. 364.430.000 bukan hanya 1 titik pekerjaan namun untuk 2 titik pekerjaan. Dan perlu diketahui pekerjaan kami tersebut sudah kami kerjakan sesuai dengan spek yang ada dan untuk masalah KWH itu bukan kesalahan dari kami sebagai pihak kontraktor pelaksana, karena kami sudah menyelesaikan semua kewajiban kami sebagai kontraktor pelaksana. Kami ucapkan terimakasih kepada RN telah bersedia menerima klarifikasi ini untuk meluruskan kesalahpahaman yang ada.” pungkas pihak pelaksana dari CV. Arta Banyu Alam.*##(tim. Rajawali.002)


