Sumenep, Media Rajawali News
Pada Hari Rabu 07/12/2022 jam 20.30 WIB tim Rajawali News bersama Ormas Brigade 571 Trisula Macan Putih dan LPAKN RI – Projamin kabupaten Sumenep Menemukan Penyaluran BBM terindikasi illegal Jenis pertalite dipelabuhan TUKS Milik Dulgani pada 07/12/2022 jam 20.30 WIB Berkat Laporan Dari Masyarakat.

Tim awak Media Rajawali News Meminta Tanggapan Ketua Ormas Brigade 571 Trisula Macan Putih dan LPAKN RI – Projamin mengatakan  kurangnya pengawasan dari pihak aparat penegak hukum dan masih ada oknum -Oknum yang membekingi penyaluran BBM illegal, kami selaku ketua ormas merasa kecewa dan geram melihat fakta dilapangan seakan-akan  ada pembiaran dari pihak yang berkopeten dalam hal ini, ungkap ketua Ormas Bapak sarkawi Kepada Awak Media Rajawali News

Ketua LPAKN RI – Projamin Sumenep Menambahkan Apabila Pelabuhan TUKS Milik Dulgani masih belum diberi penerangan lampung diduga penyaluran BBM illegal akan terus berjalan dan menjadi bancakan bagi Oknum-Oknum, sebenarnya kalau kita Mengacu pada surat Edaran dari Dirjen tahun 2018 pelabuhan TUKS itu sudah ditutup, Pungkas Ketua LPAKN RI – Projamin Sumenep Kepada awak Media Rajawali News
Disisi lain Tim Juga Berhasil mewawancarai salah satu ABK perahu tersebut mengatakan benar bahwa perahunya muat bbm jenis pertalite sebanyak 10 jeregen besar yang masuk berada diperahu.tim juga Mempertanyakan Surat – suratnya tidak menunjukkan, surat ijin dari syahbandar kalianget menurutnya tanpa spb atau surat pemberangkatan berlayar yang di keluarkan syahbandar atau ksop namun pihak ABK perahu menjelaskan hanya ada petugas yang datang mengambil surat-surat dan saya beli ke sala satu orang dekat Pelabuhan tersebut Berinisial M yang punya warung dg harga 11 000 perliter,Pungkas Salah satu ABK Perahu kepada Awak Media Rajawali News *****Tim Rajawali


