Kamis, April 2, 2026
spot_img

PNS DPUTR Lempar Bom Molotop Ke Mobil Sekda Sebut Nama Bupati dan Uang Milyaran

Kalimantan Barat Ketapang ‘’ Rajawalinews online ‘’

Viralnya di jejaring sosial seputaran pemberitaan di media massa, cetak dan online dengan adanya pelemparan bom molotop ke mobil plat merah milik Sekda oleh pelaku yang merupakan salah satu PNS di DPUTR sebut nama ‘’ Razak “ asli putra Daerah Ketapang. Keadaan serentak menjadi panik, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di pendopo Bupati kocar kacir lari terbirit-birit dengan adanya lemparan Bom Molotop yang mengenai mobil Dinas Sekda dan berguling ke parit, Bom Molotop meledak di tepian parit lingkungan pendopo Bupati. Suasana seketika menjadi gaduh saat detik-detik pelantikan jabatan rotasi penyegaran Eselon III di lingkup Pemerintahan Kab.Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar) yang dipimpin Bupati Martin Rantan dan Wakil Bupati Parhan.

Dok: Ledakan Bom Molotop di pendopo Bupati
Dok. Razak

Tak selang lama dalam hitungan menit Razak diamankan petugas Pol PP dan satuan Polres wilayah hukum Ketapang Kalbar, di TKP terdengar suara Razak bernada keras menagih uang milyaran rupiah dan menyangkutkan masalah politik “itu tidak gratis” serta yang mengagetkan Razak, menyebut-nyebut nama orang nomor.1 di Kab.Kertapang Kalbar yaitu nama Bupati Ketapang ‘’ Martin Rantan.’’ Dan saya akan laporkan dan datangkan Bapak Kapolri kesini terianknya dengan nada tinggi

Dok. Razak

Pelemparan Bom Molotov dihalaman rumah dinas Bupati Ketapang Kalbar oleh pelaku seorang PNS, Selasa (25/01/22) pagi hari jam 08.30 WIB. Bom molotov berbentuk sebuah botol yang berisikan bensin yang di rakit menyatu dengan sumbu sebagai alat picu pembakar api. Pelaku seorang yang memegang jabatan Kasi Perencanaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kab.Ketapang Kalbar.

Pelemparan bom Molotov tepat di saat-saat acara pengambilan sumpah jabatan Eselon III di aula pendopo Bupat di jalan Agus Salim. Lemparan bom itu mengenai mobil Sekretaris Daerah (Sekda) dan memantul ke arah Drainase dan meledak di dalamnya.

Motif pelemparan bom botol berisikan bensin dan bersumbukan kain sebagai pemicu api belum diketahui pasti. Disinyalir Indikasi Dugaan kuat ada janji – janji politik dan adanya komitmen internal rahasia apa di balik Bom Molotob botol berisi bensin bersumbukan kain, ada apa di balik uang Milyaran rupiah serta menyeret maupun menyebut nama Bupati bayar milyaran rupiah. Razak berteriak dengan nada keras indikasi dugaan ada kekecewaan mendalam bersama pelempar Bom Molotop ke dalam lingkungan saat pelantikan jabatan yang lama ke jabatan yang baru di pendopo Bupati.

Ilustrasi pasca tragedy jelas terekam dan beredar video di jejaring sosial, Razak mengamuk dengan beringas serta meradang dengan emosi tinggi saat diamankan petugas dilokasi TKP, terdengar suara Razak, berceletuk “temukan saya bersama Bupati, saya mau selesaikan uang saya dan janji-janjinya saat ini dan paling akhir jam 12 siang ini harud ada” teriakannya terdengar dengan nada berang menyebut dan menagih uang ke Bupati Ketapang ‘’Martin Rantan sebesar Rp.1,6 milyar. Aku dijanjikan dan istriku udah dipanggil dari waktu ke waktu, dikembalikan hari ini yee.”pungkasnya Razak.

Ka.Unit Ketapang Kalbar WRC. (Watch Relation of Corruption) PAN-RI (Pengawas Aset Negara Republik Indonesia) Yan ‘’ mengatakan,” di balik paska mengemparkan di lingkungan Pemerintah Kab.Ketapang Kalbar, dengan adanya seorang PNS melempar Bom Molotop ke mobil sekda di saat detik-detik pelantikan eselon III di pendopo Bupati, pelaku adalah seorang Pegawai Negeri menjabat sebagai Kasi Perencanaan di Dinas PUTR.

Ka.Unit WRC PAN RI Ketapang Kalbar. Yan.

Patut dan pantas untuk di selidiki secara intensif dan mendalam, ada apa di balik ini dan ada kata-kata uang milyaran rupiah dan janji politik, nanh politik jenis apa? Disinyalir dugaan politik, banyak politik, apa politik paket deal-deal proyek atau janji fee Proyek atau sejenisnya,” tegas Ka.Unit WRC PAN-RI Ketapang ‘Yan’. Seyokyanya kepada Yth Bapak Kapolri c/q Bareskrim Polri beserta KPK untuk turun gunung atau mengutus tim Khusus untuk periksa peristiwa BOM Molotop yang diledakan seorang PNS yang bekerja di Dinas PUTR Ketapang Kalbar. Agar semua motif dan sebab musabab apa sehingga ada pelemparan Bom ke mobil sekda dan ada apa dia sebut-sebut uang milyaran rupiah, ya semoga terungkap terang-benerang, ada apa di balik tirai BOOM Molotop dan uang milyaran rupiah serta sebut nama Bupati.

Semilir Angin lalu tidak menutup kemungkinan peristiwa 3 tahun yang lalu mengemparkan Pemerintahan hingga ke DPRD serta Bupati saat ini juga di sebut-sebut kala itu, semoga tak terulang persis tipis-tipis sama Fenomena Bom Molotop. Masih tergiang di ingatan kita Ikwal Korupsi Ketua DPRD Ketapang Hadi Mulyono Upas.’’ Kasus indikasi dugaan sangkaan gratifikasi dan pemyalahgunaan wewenang Dana Aspirasi dewan tahun anggaran 2017-2018 yang rugikan Negara ±4 Milyar rupiah serta di pidana sekian tahun di LP Ketapang Kalbar. Tentu peristiwa ini ada pemicu analisik ilusi opini justifikasi jurang nista, layak untuk di ungkap dan di bongkar siapa aktor intelektual pelaku pemicu Boom genetik kontroversial kemungkaran indikator unsur kuat adanya kejahatan luarbiasa,” terangnya Ka. Unit WRC. PAN-RI ‘Yan’.*## (Tim-Kunti)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!