PALEMBANG, RajawaliNews.online
– Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Sumatera Selatan mulai menyiapkan agenda organisasi untuk lima tahun ke depan. Salah satu target utama kepengurusan baru adalah memperluas jaringan organisasi hingga mencakup seluruh 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua BPW KKSS Sumsel terpilih, H. Syamsuddin, seusai pelantikan dan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) BPW KKSS Sumsel di Gedung Golden Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Kamis, 24 September 2026.
Syamsuddin mengatakan, KKSS Sumsel akan membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan mendukung berbagai program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Kami keluarga Sulawesi Selatan yang lahir di Sumatera Selatan. Kami selalu bekerja sama dan mendukung seluruh program pemerintah yang telah dicanangkan, baik dari pusat maupun dari provinsi,” kata Syamsuddin.
Menurut dia, kekompakan dan kepercayaan menjadi modal penting bagi KKSS dalam menjalankan roda organisasi sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat di Sumatera Selatan.
“Mudah-mudahan kami selalu kompak dan bisa diterima di mana saja. Karena kami ini satu keluarga besar,” ujarnya.
Saat ini, kepengurusan KKSS Sumsel telah terbentuk di tujuh kabupaten/kota. Angka tersebut akan diperluas secara bertahap hingga seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Syamsuddin mengatakan pengurus akan melakukan pendekatan langsung atau jemput bola untuk membentuk kepengurusan di daerah yang belum memiliki struktur organisasi KKSS.
“Kurang lebih tujuh kabupaten/kota yang sudah kami bentuk dan tetapkan. Ke depan akan kami tambah karena target kita 17 kabupaten/kota,” katanya.
Ia menyebut warga asal Sulawesi Selatan telah tersebar di sejumlah daerah di Sumatera Selatan. Kondisi tersebut menjadi salah satu modal untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat kabupaten/kota.
Namun, sebelum menjalankan berbagai program, kepengurusan baru akan lebih dulu melakukan sinkronisasi internal agar agenda organisasi selama lima tahun ke depan dapat berjalan terarah.
“Kami akan sinkronkan dulu, karena itu yang paling penting. Baru nanti kita susun program kerja wilayah apa yang bisa diprioritaskan,” kata Syamsuddin. (Harto)


