Kalimantan Barat Ketapang ‘’ Rajawalinews online ‘’
Dimanakah posisi Sakral Anggaran APBD-APBN tahun 2021 dan Dana Sumbangan dari pihak 1, 2, 3 dan 4 seperti dana CSR dan pendapatan dana pajak dari perusahaan kebun sawit, tambang dan pengusaha luar, diungkapkan ‘’ Slamet ‘’ Aktivis Laskar LAKI dan tokoh masyarakat setempat. Selasa (11/01/22),” putusnya jembatan arah ke Kab.Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar) dan arah ke Kec. Kendawangan belum Jugak mendapatkan respon dari Pemerintah Kab.Ketapang sampai saat ini, sudah hampir setahun lamanya jembatan amblas dan putus di Desa Pagar Mentimun jalan lintas Ketapang-Kendawangan.” Ujarnya,‘’ Slamet Laskar LAKI.

Bahwa selama ini Jembatan arah Ketapang – Kendawangan di RT.02 Desa Pagar Mentimun Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) dibiarkan begitu saja, seharusnya Bupati dan Wakil Bupati serta Pak Camat peka dengan jeritan masyarakat pengguna akses vital jembatan yang tidak kunjung diperbaiki Pemerintah Kab.Ketapang. Ini adalah suatu pembiaran, di mana keuangan Negara untuk Daerah yang setiap tahun dialirkan sekian trilyun rupiah di luar kontek sumbangan dari pihak 1, 2, 3 dan 4. Jembatan tersebut benar-benar sudah putus, apa nunggu ambruk dan ada korban jiwa baru diperhatikan Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati maupun Camat? ini jalan akses utama menuju Kendawangan, Air Upas, Singkup dan Manis Mata.” cecarnya lanjut.

Kira sudi Pemerintah secepatnya melakukan penanganan terhadap jembatan di Desa Pagar Mentimun sebelum ambruk dan makan korban Jiwa nantinya, Pak Bupati & Wakil Bupati serta Camat, perangkat Desa sudah memberikan tembusan kepada Pemerintahan, tapi sampai sekarang belum ada jawaban dan respon serta tanggapan untuk menindak lanjuti Jembatan yang sudah putus beralaskan Pohon Kelapa atas sinsiatif warga masyarakat setempat dengan imbalan, setiap mobil yang melintas di minta pungutan dengan seikhlasnya tanpa ada paksaan. Uang hasil pungli tanda jasa ongkos mengolah pohon kelapa untuk alas serta landasan mobil melintasi jembatan yang sudah putus akses jalan menuju Kendawangan-Ketapang. Sangat memperhatinkan dengan keadaan Jembatan yang sudah pasti siap dan siap menanti dan mengancam akan memakan korban jiwa kapan saja, dengan kondisi jembatan yang sudah putus beralaskan lantai pohon kelapa.” tandasnya Laskar LAKI ‘’ Slamet ‘’ putra tokoh setempat.
Fasilitas umum yang tidak memadai sebagai jalan lalu lintas posisi kawasan ekonomi, khususnya pada kawasan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Warga terpaksa mencari alternatif membuat Miting dan beragam opini bersama jembatan yang putus dan rusak parah, sebelumnya sudah dilaporkan pada Pemerintah setempat, namun sayangnya belum ada perbaikan fasilitas umum tersebut. Dengan swadaya warga akhirnya memperbaiki jalan dan jembatan tersebut untuk keperluan akses jalan membantu oknum mitra Pemerintahan Camat, Tim Bupati & Wakil Bupati Lewat, membawa Pupuk, BBM dan tanah laterit menggunakan Truck Diesel, Puso dan Tronton, tidak menutup kemungkinan dobel ganda Tronton bermuatan Exskavator yang melintas melewati Jembatan yang sudah putus serta sudah berkacai kelarai tersebut.
Warga berharap Pemerintah Daerah dapat memperhatikan kondisi fasilitas umum yang mengalami kerusakan, seperti jembatan Pagar Mentimun agar tidak mensengsarakan dan mengancam jiwa manusia yang melintas demi warga masyarakat khususnya di sekian Kecamatan dan Desa dalam beraktivitas setiap hari dan waktu. Diminta agar adanya perhatian serius Pemerintah terkait fasilitas umum yang rusak parah serta fatal, agar sekiranya bisa diperbaiki demi untuk reaksi strategis komplit politik kedepannya dan ibadah semasa memiliki legendaris jabatan untuk exsen yang konon katanya membangun Daerah.*##(Yan)


