Senin, Mei 4, 2026
spot_img

JNE Dorong UMKM Cikarang Manfaatkan Iklan di Social Media

JNE Dorong UMKM Cikarang Manfaatkan Iklan di Social Media

Cijarang -Bekasi|| Media Rajwalinews.online Lebih dari 60 juta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia terdampak pandemi Covid-19. Hal ini mendorong JNE untuk mendukung pengusaha mikro, kecil dan menengah agar mampu bangkit di masa sulit. Sebagai mitra, JNE memfasilitasi para pelaku UMKM bisa bersaing di ranah digital mengingat keterbatasan aktivitas fisik untuk jual beli produk dan layanan pada saat ini.

poto istimewa

JNE menggelar Workshop Digital Marketing pada 27 Oktober 2021, bekerjasama dengan komunitas UMKM Gerai Berani Sejahtera (GBS) di Hotel Grand Zuri, Jababeka Cikarang guna pemberdayaan UMKM. Mengusung tema Basic Facebook dan Instagram Ads diharapkan UMKM di Cikarang dan sekitarnya memiliki kemampuan bersaing di dunia digital tidak hanya pada skala nasional namun juga global.

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Lutfi Pahlevi, Kepala Cabang JNE Cikarang, mengatakan, “Sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi JNE atas kepercayaan masyarakat selama ini, JNE turut berkontribusi dalam membantu UMKM agar naik kelas dengan beragam program workshop gratis digital marketing. Kontribusi ini sesuai dengan kapasitas JNE sebagai perusahaan bisnis jasa logistik untuk terus melakukan langkah – langkah kolaborasi yang dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Sesuai dengan tagline “Connecting Happiness” yang berarti mengantarkan kebahagiaan.

Acara ini turut menghadirkan narasumber Ridwan selaku Digital Marketing Trainer professional dan kompeten di bidangnya. Narasumber yang memiliki keahlian dalam jasa pembuatan website, web design, street smart entrepreneur dan pemilik Toko Buku Online Buku Pengusaha Dot Com mengisi materi kali ini, dengan memberikan pemaparan terkait memahami tools iklan dan mampu melakukan aktivitas beriklan di Facebook dan Instagram.

Menurut Ridwan, permasalahan yang dihadapi UMKM tidak hanya soal modal usaha, tetapi kini mereka butuh pelatihan digital marketing. Banyak UMKM yang kolaps dan mati karena kurang kompetensi, sehingga kolaborasi antara program pemerintah dan pengusaha UMKM perlu dipersiapkan dengan orientasi jangka panjang, ungkapnya.

Setelah itu pastikan produk tersebut unik dan berbeda dari yang lain sehingga produk kita dapat di kenal lebih dan lebih melekat di ingatan para pembeli. “Dalam berbisnis yakinlah kita sudah punya rezeki masing-masing, bangkitlah tanpa harus menjatuhkan bisnis orang lain. “Apapun bisnisnya selagi baik maka dimulai saja, seiring berjalannya waktu kita akan semakin banyak belajar dan memiliki pengalaman dalam berbisnis. Intinya jangan malu dan takut untuk memulai”, jelas pemilik Business Oportunity Semi Franchise Salsa Chicken Burger .

Keberadaan UMKM di masa pandemi covid-19 yang masih mewabah seperti sekarang ini, senantiasa berjuang agar dapat terus bertahan demi melangsungkan dan meningkatkan produk-produk bisnis penjualan mereka. Dengan perubahan perilaku berbelanja dari offline ke online, UMKM dituntut untuk dapat beradaptasi dan berinovasi secara digital. Hal termudah yang dapat di terapkan para pelaku UMKM adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana berjualan produk-produk mereka.

Sekilas Tentang JNE
JNE berdiri pada tahun 1990 sebagai perusahaan nasional yang berkonsentrasi pada bidang usaha jasa pengiriman dan pendistribusian. JNE juga memperluas bidang usahanya hingga jasa pengiriman makanan khas daerah (PESONA), jasa kepabeanan, penjemputan di bandara, dan pengiriman uang/money remittance. Mulai tahun 2013, JNE siap berekspansi di bidang logistik, dengan berfokus pada layanan yang mencakup pergudangan, cargo, pengiriman jalur darat, sea freight, dan air freight. Di tahun 2014, JNE mempersiapkan berbagai hal untuk mendukung ekosistem E-Commerce, seperti melakukan optimalisasi Mobile Applications, membangun 250 kantor operasional dan mempeluas jaringan hingga lebih dari 6000 outlet di seluruh Indonesia untuk bersaing dalam Asia Free Trade Area yang berjalan sejak tahun 2015.(SS/red)

⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

Iklan Sponsor
error: Content is protected !!