Selasa, Mei 26, 2026
spot_img

Seorang CPNS berinisial AH di Dinas PUPR Diduga Lakukan Penipuan Rp 700 Juta Modus Investasi Proyek Pengadaan

Seorang CPNS berinisial AH di Dinas PUPR Diduga Lakukan Penipuan Rp 700 Juta Modus Investasi Proyek Pengadaan

 

RAJAWALI NEWS.PRABUMULIH- Pengacara M Jei Rakas Pakarlasah didampingi kliennya Winda Wati bersama suaminya ketika menyampaikan keterangan kepada sejumlah wartawan, pada Kamis (26/2/2026). Winda Wati melaporkan tetangganya yang merupakan oknum CPNS yang diduga melakukan penipuan

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Dalam Artikel
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Seorang CPNS berinisial AH di Dinas PUPR Kota Prabumulih dilaporkan atas dugaan penipuan investasi proyek dengan total kerugian korban mencapai Rp700 juta

Korban, Winda Wati (38), melalui kuasa hukumnya M Jei Rakas Pakarlasah, menyebut pelaku memperlihatkan SPK proyek pengadaan dan menjanjikan keuntungan, namun dana tak pernah kembalikan

Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Jon Kenedi menyatakan akan menindaklanjuti laporan jika telah resmi

Aksi penipuan dan penggelapan diduga dilakukan oknum Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), terjadi di kota Prabumulih.

Kali ini seorang ibu-ibu menjadi korban penipuan dan penggelapan seorang oknum CPNS Pemkot Prabumulih dengan total kerugian mencapai Rp 700 juta lebih.

Korban yakni Winda Wati (38) warga RT 02 RW 04 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih. Sedangkan terlapor berinisial AH, yang diketahui merupakan CPNS di Dinas PUPR Pemerintah kota Prabumulih.

Adapun modus penipuan itu dilakukan pelaku inisial AH dengan mengajak korban berinvestasi menanamkan modal untuk pengerjaan proyek pengadaan dengan keuntungan yang cukup besar.

“Hari ini kami bersama klien kami melapor ke polres Prabumulih atas dugaan penipuan dilakukan oknum CPNS di salah satu dinas dengan modus memperlihatkan SPK (Surat Printah Kerja) proyek pengadaan dan meminta uang modal ke klien kami dengan dijanjikan uang fee,” ungkap pengacara M Jei Rakas Pakarlasah didampingi Winda Wati bersama suaminya, Kamis (26/2/2026).

Rakas mengatakan atas dugaan penipuan itu kliennya mengalami kerugian sebesar Rp 700 juta lebih yang diserahkan secara tunai ke terlapor secara bertahap.

Parahnya, terlapor AH merupakan tetangga korban Winda Wati di Kelurahan Karang Jaya.

“Dana diberikan secara bertahap kepada terlapor, kita sudah koordinasikan korban itu ada sebanyak 30 orang dengan kerugian bervariasi dengan perkiraan sebesar Rp 3 miliar. Parahnya korban-korban ini merupakan tetangga, teman dan kerabat pelaku,” jelasnya.

Lebih rinci Rakas menyebutkan untuk modus dilakukan pelaku meminjam modal usaha untuk proyek pengadaan baju kaos di dinas-dinas di Pemkot Prabumulih, pengadaan mata bor dan pengadaan barang lainnya.

“Pelaku menunjukkan SPK-SPK ke korban kalau memang benar ada proyek pengadaan itu, ternyata setelah dicek proyek sesuai SPK itu sudah cair semua dan klien kami belum pernah menerima sepeserpun uang dijanjikan,” tuturnya.

Pelaku AH juga diketahui dalam melakukan aksi penipuan itu membawa SPK-SPK proyek ke rumah korban-korbannya, dan ia tampak meyakinkan karena diketahui para tetangga dan temannya memang bekerja di dinas PUPR Pemkot Prabumulih.

 

“Ketika kami menagih janji, terlapor ini selalu mengirim surat dari perusahaan-perusahan yang menyebutkan adanya penundaan pembayaran, sehingga klien kami yakin. Klien kami memberikan uang mulai 6 September hingga 9 Desember 2025 secara bertahap,” katanya.

Lebih lanjut Rakas berharap pihak kepolisian menindaklanjuti laporan dan jika terlapor ada itikad baik untuk mengembalikan uang maka pihaknya bersedia menghentikan perkara namun jika tidak maka berharap ditindak seadil-adilnya.

 

Red.

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Setelah Konten
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan 1
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
- Advertisment -
âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Most Popular

âš¡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Sidebar Kanan Bawah
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
error: Content is protected !!