Kuningan, Rajawalinews,online — Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Desa Cihideung Hilir (FMPDCH) menggelar aksi demonstrasi hari ini Senin (05/01/26) di depan Balai Desa Cihideung Hilir, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Yayan selaku ketua koordinator aksi.
Aksi ini merupakan puncak kekecewaan warga atas minimnya keterbukaan Pemerintah Desa terkait pengelolaan anggaran dan realisasi program pembangunan desa.
Dengan membawa spanduk, poster tuntutan, serta pengeras suara, massa menyuarakan desakan agar Pemerintah Desa membuka secara transparan penggunaan Dana Desa (DD) dan APBDes, termasuk sejumlah kegiatan yang dinilai tidak jelas progres maupun pertanggungjawabannya.
Dalam orasinya, Yayan menegaskan bahwa aksi dilakukan setelah berbagai upaya dialog dan audiensi tidak membuahkan hasil konkret.
“Kami sudah berulang kali meminta penjelasan secara baik-baik, namun tidak pernah disampaikan secara terbuka kepada warga. Hari ini kami turun ke jalan untuk menuntut hak kami sebagai masyarakat desa,” tegas Yayan di hadapan massa aksi.
Tuntutan Warga
Forum Masyarakat Peduli Desa Cihideung Hilir menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:
- Pembukaan laporan rinci realisasi Dana Desa dan APBDes secara terbuka kepada publik.
- Penjelasan atas program pembangunan yang dinilai tidak berjalan atau tidak sesuai perencanaan.
- Kejelasan pembayaran honor dan hak kader desa yang dilaporkan belum terealisasi.
- Transparansi pengelolaan aset dan pendapatan asli desa.
Massa juga mendesak agar pemerintah kecamatan, Inspektorat, dan instansi pengawas terkait turun langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pemerintahan desa.
Pengawalan Aparat
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan TNI guna menjaga ketertiban. Hingga berita ini diturunkan, perwakilan warga masih menunggu kehadiran Kepala Desa maupun pihak Kecamatan Cidahu untuk memberikan penjelasan resmi di hadapan massa.
Yayan menegaskan, apabila tuntutan tersebut tidak ditindaklanjuti, aksi lanjutan dengan skala lebih besar akan kembali digelar, termasuk menempuh jalur pengaduan resmi ke Inspektorat dan aparat penegak hukum.
Catatan Redaksi:
Redaksi masih berupaya menghubungi Pemerintah Desa Cihideung Hilir dan pihak Kecamatan Cidahu untuk memperoleh klarifikasi dan hak jawab guna keberimbangan pemberitaan. (GUNTUR – Kaperwil Jabar)


