KUNINGAN – RAJAWALINEWS.ONLINE,- Di tengah berbagai isu yang mencuat belakangan ini, kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa soliditas internal partai tetap terjaga. Meski sempat diterpa desakan dari sejumlah pihak yang menginginkan Plt Ketua DPC Gerindra, H. Toto Tohari, SE, mundur dari jabatannya, mayoritas Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) menyatakan sikap dukungan penuh terhadap kepemimpinan beliau.
Isu internal mulai mencuat setelah beredar kabar adanya deklarasi penolakan terhadap kepemimpinan Toto Tohari oleh sejumlah kader. Namun, menurut Ketua PAC Gerindra Kecamatan Cidahu, Yayan Suryana, gerakan tersebut tidak mencerminkan suara mayoritas PAC yang masih tegak lurus mendukung kepemimpinan saat ini.
“Gerakan semacam ini bukan pertama kali terjadi. Polanya hampir sama, dimulai dari ajakan silaturahmi yang disertai iming-iming, namun pada akhirnya yang hadir dan menyatakan penolakan bukan mayoritas Ketua PAC yang sah,” ujar Yayan.
Lebih lanjut, Yayan menegaskan bahwa dinamika dalam tubuh partai adalah hal yang wajar dalam kehidupan politik. Namun, ia mengingatkan agar setiap isu dan gosip yang beredar tidak langsung dipercaya dan disebarluaskan, karena berpotensi menjadi fitnah yang dapat merugikan individu maupun partai.
Ketegasan serupa juga datang dari
Ketua PAC Gerindra Kecamatan Lebakwangi, Andi Kosim, yang menyatakan bahwa seluruh jajaran PAC masih solid mendukung Toto Tohari sebagai nahkoda partai. “Kami tetap teguh dan tidak terpengaruh oleh manuver-manuver yang tidak jelas arahnya. Kepemimpinan H. Toto Tohari terbukti membawa Gerindra meraih kemenangan dalam berbagai kontestasi politik,” tegasnya.
Dalam pernyataannya, para Ketua PAC juga menyoroti gaya kepemimpinan Toto yang dianggap lebih terbuka, komunikatif, dan transparan, khususnya dalam hal pengambilan keputusan strategis dan pengelolaan keuangan partai. Toto dinilai telah membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran PAC serta menjaga transparansi penggunaan anggaran.
Soliditas ini, menurut mereka, adalah modal penting bagi Partai Gerindra untuk terus menjalankan visi dan misi partai, yakni memperjuangkan masyarakat Indonesia yang sejahtera dan adil, berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Mereka mengajak seluruh kader untuk kembali fokus pada tujuan besar partai: menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Visi Partai Gerindra menekankan pada penciptaan masyarakat yang merdeka, berdaulat, demokratis, adil, makmur, dan beradab, dengan misi utama menegakkan supremasi hukum, melindungi hak-hak seluruh warga negara, serta memperjuangkan kesejahteraan rakyat tanpa diskriminasi.
Dengan semangat kebersamaan, para kader Gerindra Kuningan diajak untuk menjaga kekompakan dan tidak terjebak pada isu-isu yang dapat memecah belah partai. “Mari kita satukan kembali tekad dan langkah, agar Gerindra terus menjadi partai yang besar dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tutup Yayan. (Moris/Do2)


