Orang sholeh tidak mengejar dunia, tapi dunia yang mengejar mereka. Tidak percaya?

0
210

Purwakarta, Rajawali News Online

kisah Al-Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid Tanggul di bawah,Pernah suatu ketika Al-Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid diundang ke kerajaan Saudi. Ketika itu saat Sayyid Alawi Al-Maliki (Ayah dari Abuya Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki) masih menjadi penasehat kerajaan Saudi, kala itu anak dari raja Saudi (maaf) tidak ada kemaluan belakang, cacat dari lahir. Jadi kalo buang air besar itu lewat pinggang, sudah berobat kemana-mana tidak sembuh.

Akhirnya, Sayyid Alawi Al-Maliki berkata : “Ada satu Habib keramat di Indonesia, Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid Tanggul”. Lalu, raja berkata: “Undang beliau”. Maka, diundanglah Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid untuk datang ke kerajaan.

Ketika Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid diundang, raja membuat jamuan yang besar. Sesampainya Habib Sholeh di kerajaan, berjumpa dengan Sayyid Alawi Al-Maliki. Ngobrol-ngobrol sejenak, lalu Habib Sholeh berkata : “Ayo”. Saat itu, Anak raja lagi duduk di kursi, lalu ditepuk belakangnya sama Habib Sholeh sembari berkata : “bi khair ente Insya Allah, bi khair”, sudah.

Selepas itu, Habib Sholeh berkata kepada Sayyid Alawi : “Ya Alawi, sudah ayo kita pulang, buat apa kita lama-lama di sini. Ayo sudah, ana pengen pergi ke tempat ente”. Lalu, raja berkata kepada Sayyid Alawi: “Ya Sayyid Alawi, ini yang ente bilang keramat? Kok baru datang tidak berbicara, tidak ngobatin, kok tau-tau mau langsung pergi saja, masa ini yang dibilang Habib keramat.”

Tiba-tiba, anaknya raja teriak-teriak “Allahu Akbar, Allahu Akbar”. Lubang di pinggangnya ketutup, dan lubang kemaluan belakangnya (lubang dubur) tiba-tiba keluar atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala. Setelah itu, diingat-ingat lagi oleh anak raja kenapa bisa terjadi, lalu berkata : “Oh tadi saya ditepuk-tepuk sama Habib Sholeh”.

Akhirnya raja sangat senang, barulah raja percaya akan keramatnya Habib Sholeh Tanggul. Lalu raja berkata : “Ya Habib, ini ada uang, emas satu peti habib. Saya mau kasih buat habib. Apa kata Habib Sholeh? “Ya Raja, Simpan ente punya uang, ana lebih kaya dari ente, kalo bisa ana yang kasih ente.”, kata Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid.

Lalu akhirnya Habib Sholeh dibisikkan sama Sayyid Alawi: “Habib Sholeh, di Hadhramaut kita punya keluarga banyak yang susah, ambil saja terus bagi-bagikan di Hadhramaut”. Makanya di Hadhramaut, Habib Sholeh terkenal sebagai Habib yang paling kaya di Indonesia. Padahal tidak, kenapa? Hanya karena uang yang dikasih raja itu dibagi-bagikan di Hadhramaut.

Setelah menawarkan hadiah uang dan emas, Raja memberi tawaran lagi “Habib, saya punya anak perempuan, kalo Habib mau, Habib nikah sama anak perempuan saya. Saya kasih kedudukan yang tinggi di sini Habib”. Apa kata Habib Sholeh? “Ya Raja, saya punya Syarifah di rumah lagi nunggu. Saya tidak butuh nikah dan saya tidak butuh jabatan dari ente, ana sudah punya jabatan di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

Dari kisah di atas, kita bisa belajar bahwa orang-orang sholeh seperti Al-Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid, mereka tidak butuh dan tidak mengejar dunia, justru malah dunia yang mengejar mereka.

Ya Allah, dengan keberkahan Shohibul Haul Al-Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid, kabulkan hajat-hajat kami, kumpulkanlah kami bersama beliau dan Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam kelak di akhirat nanti.

***Ali Sopyan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here