Jumadi : Di Duga Inspektorat Dan BPK RI Masuk Angin

0
211

Ketapang Kalimantan Barat “Rajawali news.onli e”

DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kab. Ketapang Kalimantan Barat meminta kepada Inspektorat dan BPK RI di pusat agar bisa meninjau ulang proyek anggaran Dana Desa (DD) Desa Ratu Elok Kec. Manis Mata Kab. Ketapang Kalimantan Barat di tahun anggaran 2014-2015.

Disampaikan Kades Ratu Elok sebut saja H. Ruswandi pada hari Rabu (17/05/23) kepada tim investigasi LAKI Kab. Ketapang Kalbar,” Anggaran DD Desa Ratu Elok di tahun 2014 – 2015 itu sudah di tinjau oleh pihak Inspektorat dan BPK RI di pusat, bahkan sudah menerima LHP dari BPK RI di pusat.

Maka dari itu kami dari ormas LAKI sangat kaget dengan hasil investigasi kami pada tanggal 16 Februari 2023, yang mana kami saat itu didampingi oleh beberapa orang narasumber yang tentunya berasal dari masyarakat.

Namun saat Kades Ratu Elok ditemui oleh Jumadi anggota tim investigasi LAKI, dia membantah atas tuduhan masyarakat Desa Ratu Elok terhadap dirinya, karena dia merasa sudah melakukan pekerjaan yang benar, dan di tahun anggaran 2014-2015 sudah di tinjau oleh pihak Inspektorat dan BPK RI di pusat dan bahkan sudah diberikan LHP dari BPK RI di pusat.

Maka dari itu, kami dari ormas LAKI Kab. Ketapang meminta Inspektorat, BPK RI di pusat maupun Kementrian Desa di pusat agar bisa meninjau ulang kronologis penggunaan anggaran Dana Desa Ratu Elok tersebut.

Apabila tidak melakukan pemeriksaan atau peninjauan ulang, artinya Inspektorat dan BPK RI di pusat diduga telah masuk angin dan bocor halus demi melindungi kejahatan korupsi anggaran DD di Desa Ratu Elok yang di duga dilakoni oleh Kades Ratu Elok H.Ruswandi,”ungkap Jumadi anggota tim investigasi DPC LAKI Kab. Ketapang Kalimantan Barat kepada media Rajawalinews (RN) Jumat (26/05/23).

*##(tim Rajawali.002).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here