Garut, Rajawalinews – Kondisi Jalan Kampung Cipawindan Desa Cihurip yang selama ini Masyarakat belum pernah merasakan jalan akses di aspal atau di Beton.

Hal ini,sejak zaman pergantian Bupati Garut masih menggunakan Jembatan Bambu.

Diduga Anggaran APBN atau APBD belum terjamahnya Kp,Cipawidan Desa Cihurip dalam pembangunan Jalan dan Jembatan Diduga yang kurang perhatian dari pemerintah Kabupaten atau Provinsi maupun Pusat.ungkap warga yang tidak mau di sebutkan namanya.

Ironisnya,Kp Cipawindan Rt,01/03 Desa Cihurip Kecamatan Cihurip Kab Garut Jawa Barat,yang sama sekali tak ada pembangunan Infrastruktur jalan bagaikan jalan Hutan.

Selain itu, Jalan yang menjadi akses utama masyarakat untuk sampai di kota kecamatan,hal tersebut,sudah puluhan tahun tak pernah tersentuh perbaikan dari pemerintah.

Sebaliknya,untuk dapat memudahkan akses,masyarakat sekitar Berinisiatif memasang papan kayu dan bambu agar jalan dapat di lalui.

Parahnya,saat musim hujan tanah tersebut bekas longsor,hal ini,di khawatir kan oleh masyarakat sekitar memakan korban,dan juga sulit dalam akses jalan terputus.

Menurut ,Ali SOPYAN Divisi DPP WRC,Mendesak pihak jajaran Bupati Garut untuk segera turun ke lokasi tersebut.

Lanjutnya,Ali Sopyan Divisi Tim Khusus DPP WRC ( Watch Relotion of Corruption ) Penindakan dan Pengawas Aset Negara Republik Indonesia akan terus mantau perkembangan dalam pembangunan desa Tertinggal di wilayah Kp Cipawindan Desa Cihurip Kab Garut.

Akhirnya Berita ini diturunkan apa adanya,Bersambung ke edisi selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here