Proyek Dinas Kesehatan Disinyalir Korupsi Berjema’ah dan Asal Kerja

Kalimantan Barat-Ketapang Media Rajawalinews,online

Ditemukan Indikasi Dugaan Korupsi Berjema’ah dalam proyek Pemerintah Kab.Ketapang Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Jln. D.I. Panjaitan dikerjakan asal- asalan terkesan amburadul. Pengawas Pekerjaan, PPK maupun Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kepala Dinas Kesehatan beserta rekanan pelaksana kontraktor tidak bisa di konfirmasi Wartawan Media Rajawalinews (RN) disinyalir terkesan Tutup Mata serta Alergi bersama Wartawan. Proyek yang dikerjakan pelaksana dalam pengecoran Pondasi Tiang penyanggah bangunan tidak jelas dalam campuran semen, batu dan pasir, yang mana temuan Tim RN pada hari Selasa (26/10/21), paket kegiatan proyek Rehabilitasi Gedung Kantor Dinas Kesehatan di Kec.Delta Pawan Kab.Ketapang, Pelaksana Paket Proyek CV.BINTANG NUSANTARA nomor kontrak : K/1062/SDA-A.602/IX/2021 Bersumber keuangan APBD (Dana Alokasi Umum [DAU]) Kab.Ketapang.

Dalam pelaksanaan Proyek Rehabilitasi Dinkes Tidak ada Pengawas di lapangan serta tidak diawasi kegiatan secara langsung dan mengarahkan ke spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) terkesan proyek asal-asalan, antara lain dalam pengadukan Semen untuk Pondasi Tidak memakai takaran sesuai aturan kekerasan beton, semen dan pasir di aduk di atas Aspal di Halaman kantor yang di rehab, sehingga mutu dan kualitas proyek Carut Marut, lebih parahnya lagi Pondasi dalam pengecoran menggunakan Cerucuk kayu bulat yang mana kayu tersebut diadakan sejenis kayu Lokal dan kayu lempung yang mudah patah dan tidak berkualitas, cerucuk yang diadakan serta yang digunakan untuk pondasi beton laksana Ular yang di Siram Air panas bengkok kesana kemari, tak ada tindakan dari Kuasa Pengguna Anggaran yaitu Kepala Dinas Kesehatan. Indikasi dugaan Kepala Dinkes sebagai pelopor pemilik proyek rehabilitasi gedung Dinkes yang asal-asalan dari pengadaan satuan barang/jasa proyek milik Dinkes yang di kelola Dinkes bersama rekan kontraktor CV.BINTANG NUSANTARA.

Ditegaskan Aktivis Laskar AS pada RN.” Ini proyek tak jelas ni, pengecoran pondasi bangunan ini banyak pasir dari pada Semen, liat aja itu sudah Runtuh tepian pondasi bangunan yang ada itu,” katanya sambil menunjuk ke pondasi yang di cor asal-asalan tanpa takaran dan di aduk dengan manual tanpa menggunakan Mesin Pengaduk Semen jenis Molen. Lanjut dikatakan,” Ini proyek Rustami Kepala Dinkes yang susah di konfirmasi,” pungkasnya AS.

Proyek endusan indikasi Korupsi berjema’ah milik Kepala Dinas Kesehatan ‘Rustami’ seperti Proyek Puskesmas Kecamatan Pemahan, Pesaguan, Kedondong dan Mulia Baru di Kab.Ketapang terkesan bermasalah, dari pengadaan satuan barang/jasa dan penyerapan anggaran fisik belum 100 % tapi bisa di cairkan termen 1 dan 2 sungguh luar biasa. Ada apa di balik keuangan menyimpang Modus proyek mengatasnamakan Dinas Kesehatan, dia sebagai KPA dan juga sebagai PPK sehingga mengundang tanda tanya? yang sampai saat ini Kepala Dinkes dan PPk beserta Kontraktor pelaksana tidak bisa di konfirmasi, di duga kuat proyek Dinkes ada bentuk proyek modus Korupsi Berjema’ah dari Tender diarahkan dan pelaksanaan proyek rekan-rekanan*##(Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here