Instrumen Pro Dan Kontra Proyek Hibah Pembangunan Masjid ‘’ AT Taqwa ‘’ Desa Satong

Kalimantan Barat- Ketapang || Media Rajawalinews online

Bupati Ketapang Martin Rantan memberikan bantuan Dana Hibah untuk operasional suatu pembangunan Masjid AT TAQWA di jalan Ketapang – Sukadana KM 60 di Desa Kuala Satong Kec.Matan Hilir Selatan (MHS) Kab.Ketapang Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Kitong alias Anton asli putra Daerah Satong sebagai ketua pembangunan Masjid Kuala Satong mengungkapkan pada Tim Awak Media Rajawalinews (RN) Rabu (20/10/21),” Beberapa syarat dan prosedur permohonan bantuan yang harus dipenuhi oleh pengurus masjid salah satu syaratnya yakni harus terdaftar pada Sistem Informasi Masjid (SIMAS) keterangan resminya yang dikutip RN kala itu.

Besar ajuan awal operasional proyek pembangunan Masjid AT TAQWA Desa Kuala Satong sebesar Rp.16 milyar, namun yang dikabulkan hanya sebesar Rp. 1.6 Milyar bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kab.Ketapang Tahun 2017 yang sarat akan pro dan kontra dalam pembangunan rumah ibadah Masjid ini. Paparnya lanjut,” Respon dari Bupati Martin, masjid yang baru akan dijadikan Ikon, pembangunannya tahap demi tahap dilaksanakan, bagaimana cara saya membeli Tanah paya dan saya timbun dengan tanah Laterit dan saya desain dengan pancang Beton untuk kekuatan bangunan podansi masjid itu kita rancang dengan timbunan, pada Tahun 2017 kita meminta bantuan timbunan dan di bantu Dana sebesar Rp.40 juta dari Kebun Sawit PT.KAL, sedangkan kekurangan dana penimbunan sebanyak ±1000 Kubik saya ambil dari Dana-dana lain dan sumbangan dari masyarakat untuk pembangunan masjid tingkat 2 dengan luas 1300 m² dan untuk penghamparan tanah saya sewa alat mobilisasi pada pihak lain, sedangkan Surat Pertanggungjawaban (SPj) ada yang tertulis ada juga yang tidak tertulis, saya akan membuat papan informasi, apapun saya tulis. 1 Kg paku saja kita umumkan agar tidak ada Fitnah karena kita membangun tempat Ibadah.

Sekarang sudah ada plang pengumuman volume pengadaan, setiap hari jum’at saya selalu menyampaikan pengeluaran anggaran pembangunan masjid AT Taqwa yang baru dalam pembangunannya, ujarnya Anton.’’ Saya manusia biasa tidak lepas dari salah, wajar saya di kritik dalam membangun rumah ibadah, itulah ujian saya. Pak Camat selalu turun memantau dan saya selalu memberikan laporan padanya, saya serahkan kepada Maha Kuasa ada polimek pro dan kontra dalam proyek pembangunan rumah ibadah ini, saya merasa terpanggil. Bapak Bupati Martin Rantan memberikan kepercayaan Dana Hibah untuk proyek Masjid, baru intinya saya mohon dukungan Tokoh Adat, lintas Agama para tokoh pemuda dan pemudi, Khususnya di Desa Kuala Satong. Tegur saya dan bimbing saya dalam menwujudkan proyek rumah ibadah Masjid yang sudah berbentuk sangkar Masjid,” Timpalnya Ketua Panitia pembangunan Masjid Satong “Kitong alias Anton.

Terpisah disampaikan warga Desa Kuala Satong berinisil B pada RN,”Dalam pembangunan Proyek masjid AT.TAQWA, dana Hibah dari Bapak Bupati untuk pondasi dan timbunan, tolonglah di buka secara transparan dari Pendapatan hingga penyerapannya serta pengadaan satuan barang/jasa. Kami sebagai warga setempat bangga memiliki masjid yang besar dan megah, namun dalam pelaksanaan seyokyanya terbuka untuk publik agar bisa terwujud dalam pelaksanannya, sesuai harapan jangan ada dusta di antara kita, mengingat masa Covid.19 ini kita selalu terpantau dan di pantau gerak-geriknya, demi menciptakan lingkungan yang damai dan tenteram dalam proyek pembangunan Masjid dari Dana Negara dan dari sumbangsih Empati pihak ke.3 dalam pembangunan untuk kemajuan Daerah perlu Visi dan Misi yang Berimijinasi Metrik yang paling gampang di pahami warga masyarakat awam kita, mengkrritik demi hasil yang terbaik. Yang menilai bukan diri kita tapi pantauan Sensi orang lain.’’ pungkasnya inisial B yang engan disebutkan namanya. *##(Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here